• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kaltim

Enam Spesies Hewan di Kalimantan Timur Nyaris Punah

Suriadi Said by Suriadi Said
6 Mei 2024 | 07:34
Reading Time: 4 mins read
2
Enam Spesies Hewan di Kalimantan Timur Nyaris Punah
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO – Kalimantan Timur adalah wilayah geografis (provinsi) di Indonesia yang sangat kaya dengan alam dan hasil buminya. Berbagai macam jenis flora dan fauna ada di wilayah seluas lebih dari 125 ribu kilometer persegi tersebut.

Namun, sayangnya, keberadaan dari beberapa spesies di Kalimantan Timur sudah dalam keadaan yang memprihatinkan. Saat ini, bahkan populasi mereka sudah terancam hilang dari muka Bumi. Nah, hewan apa saja yang merupakan spesies endemik Kalimantan Timur dan terancam punah? Yuk, disimak!

1. Macan dahan

Apakah kamu pernah melihat kucing besar seperti gambar di atas? Bahkan, penulis yang sudah menetap di Kalimantan Timur selama 30 tahun tidak pernah melihat keberadaan macan dahan di alam liar. Bukan tanpa sebab, pasalnya, spesies dengan nama ilmiah Neofelis diardi borneensis tersebut memang sangat langka.

PILIHAN REDAKSI

Tutupan Hutan Kaltim 63 Persen, Jauh Lebih Tinggi dari Standar Nasional Begini Upaya Kaltim Menyelamatkan 6,5 Juta Hektare Hutan

Tutupan Hutan Kaltim 63 Persen, Jauh Lebih Tinggi dari Standar Nasional

20 Maret 2026 | 05:51
Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26

macam dahan

Populasinya hampir tidak pernah terlihat lagi di alam liar Kalimantan Timur secara umum. Oh ya, macan dahan Kalimantan juga berkerabat dekat dengan macan dahan yang dulunya ada di Sumatra, dicatat dalam laman Science Direct. Di dunia, hanya tersisa dua jenis spesies macan dahan, yakni Neofelis diardi Kalimantan Timur dan Neofelis nebulosa yang mendiami semenanjung Thailand dan beberapa zona Asia Tenggara.

Jumlah macan dahan Kalimantan Timur sendiri tidak diketahui dengan pasti. Namun, ilmuwan dan ahli satwa memperkirakan bahwa jumlahnya tidak sampai 5 ribu ekor dan terus mengalami penurunan populasi akibat rusaknya hutan. Pada 2008, Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam Internasional (IUCN) memasukkan macan dahan Kalimantan Timur sebagai satwa yang terancam punah.

2. Bekantan

Bekantan atau Nasalis larvatus adalah spesies mamalia yang tergabung dalam kelompok primata dan memiliki habitat di Pulau Kalimantan. Di wilayah Kalimantan Timur, spesies bekantan mendiami wilayah Sungai Hitam di wilayah Samboja, Kutai Kartanegara. Bekantan juga dijuluki monyet berhidung panjang karena memang hidungnya terlihat unik.

Bekantan Nasalis larvatus

Keberadaan bekantan juga sangat memprihatinkan akibat perburuan liar, penebangan hutan, dan perusakan habitat alam liar. Itu sebabnya, spesies bekantan menjadi salah satu spesies hewan yang sangat dilindungi oleh pemerintah Indonesia, bahkan oleh IUCN.

Yang membuat sedih adalah jumlah bekantan yang benar-benar sangat sedikit di alam liar. Menurut data yang ditulis dalam laman Cambridge, jumlah populasi bekantan di alam liar yang hidup mandiri hanya sekitar 300 ekor. Bekantan merupakan spesies yang rentan stres, bahkan mereka bisa mengalami kematian mendadak meskipun sedang berada di tempat penangkaran.

3. Burung enggang kalimantan

Burung enggang (rangkong) atau Buceros rhinoceros borneoensis adalah spesies burung khas dari pulau Kalimantan, terutama Kalimantan Timur. Spesies yang sanggup hidup selama 35 tahun ini sebetulnya sudah lama masuk ke dalam daftar hewan dilindungi. Saat ini, populasinya mengalami sedikit peningkatan, tapi masih belum seperti yang diharapkan.

Burung enggang kalimantan

Laman Rangkong Indonesia mencatat bahwa enggang termasuk burung yang cukup besar dengan ukuran panjang tubuh mencapai 90 cm. Oh ya, bagi suku Dayak, burung enggang merupakan burung yang menjadi simbol kepemimpinan dan memiliki filosofi luhur.

Kerusakan habitat, perburuan liar, dan hilangnya hutan di Kalimantan menjadi beberapa faktor yang menyebabkan burung enggang nyaris punah. Kemampuan reproduksi burung enggang juga cukup rendah. Itu sebabnya, keberadaan burung ini wajib dilindungi dan dijaga supaya tetap lestari.

4. Orang utan

Sudah umum diketahui bahwa orang utan adalah salah satu spesies yang terancam akibat rusaknya habitat mereka. Keberadaan hutan di Kalimantan Timur yang semakin menipis membuat populasi orang utan Kalimantan juga semakin menurun dari tahun ke tahun. Menurut data dari World Wildlife (WWF), habitat orang utan di Kalimantan telah berkurang 55 persen selama 20 tahun terakhir.

Orang utan

Bahkan, rusaknya habitat tersebut juga berdampak dengan penurunan populasi sebanyak 50 persen dalam 60 tahun terakhir. Jika tidak ada langkah serius dalam menangani hal ini, diperkirakan orang utan akan punah di waktu yang akan datang. Di antara semua spesies yang ada di dunia, orang utan Kalimantan Timur memiliki ciri fisik yang paling kecil dan sayangnya juga paling rentan terhadap stres.

Saat ini, sudah ada beberapa konservasi alam yang dibentuk khusus untuk menjaga dan melestarikan populasi orang utan. Meskipun begitu, kerusakan hutan yang sangat masif masih menjadi penyebab utama hilangnya keberadaan orang utan di alam liar Kalimantan.

5. Beruang madu

Beruang madu adalah spesies hewan yang dijadikan maskot Kota Balikpapan. Namun, sayangnya, jumlah populasi beruang madu di alam liar tidak begitu menggembirakan. Laman Bear Conservation menulis bahwa beruang madu juga masuk ke dalam daftar merah IUCN, yang artinya termasuk hewan yang sangat terancam punah.

Beruang madu

Itu sebabnya, keberadaan beruang madu juga dilindungi oleh undang-undang dan bagi siapa saja yang melakukan perburuan liar akan dikenakan hukuman yang berat. Beruang yang sanggup hidup selama 24 tahun ini memiliki sifat nokturnal, yakni aktif mencari makan di malam hari.

Habitat utamanya adalah hutan dengan pohon-pohon ukuran sedang yang tumbuh di pedalaman Kalimantan. Tingkat reproduksi beruang madu dinilai rendah, bahkan ada beruang madu dewasa yang hanya melahirkan sekali selama hidupnya. Biasanya, bayi beruang madu akan bersama induknya selama 18 bulan.

6. Pesut Mahakam

Pesut mahakam atau Irrawaddy dolphin adalah mamalia air yang juga sering disebut lumba-lumba air tawar. Spesies bernama ilmiah Orcaella brevirostris ini termasuk salah satu spesies yang nyaris tidak ditemukan lagi di alam liar akibat populasinya yang sudah sangat sedikit.

World Wildlife (WWF) dalam lamannya mencatat bahwa pesut mahakam merupakan kerabat dari pesut sungai di Asia Tenggara, misalnya lumba-lumba myanmar dan lumba-lumba Sungai Mekong, Kamboja. Di Indonesia, satu-satunya habitat dari mamalia langka ini ada di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

Pesut Mahakam

Salah satu penyebab utama dari penurunan populasi pesut mahakam adalah rusaknya habitat yang disebabkan oleh polusi sungai. Berbagai macam limbah dan bahkan jaring liar telah membunuh banyak pesut dari tahun ke tahun. Jumlahnya di alam liar diperkirakan hanya puluhan sampai ratusan ekor saja.

Itulah beberapa spesies hewan yang ada di Kalimantan Timur yang statusnya sangat terancam punah. Kerusakan alam akibat ulah manusia telah menjadi bencana bagi habitat dari hewan-hewan tersebut. Yuk, kita lebih peduli terhadap kelestarian mereka di alam liar. [red]

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News  

Via: Redaksi
Tags: HeadlineHewan PunahHutan KalimantanKalimantan Timur
Previous Post

Pimpinan LPM se-Bontang Ikuti Peningkatan Kapasitas, Pemkot Harap Jadi Mitra Strategis Kawal Pembangunan

Next Post

Resmi Dijual Di Indonesia, Berikut Harga Paket Starlink dan Cara Berlangganan Internet

BACA JUGA

Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

1 April 2026 | 20:24
Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan Kutim Jajaki Dukungan Pusat untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Hasil Rakornas 2026, Pemkab Kutim Kaji Program Perumahan hingga Sawit

Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan

1 April 2026 | 20:15
PERAK Bantah Isu Barter Proyek Rp600 Miliar di Kutim, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

PERAK Bantah Isu Barter Proyek Rp600 Miliar di Kutim, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

1 April 2026 | 18:38
Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

1 April 2026 | 18:33
Dewan Soroti Belanja Modal Kutim, Transfer Rp485 Miliar Belum Terserap Optimal

Dewan Soroti Belanja Modal Kutim, Transfer Rp485 Miliar Belum Terserap Optimal

1 April 2026 | 16:28
69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim 454 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Kaltim Kurun 2025 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kaltim Terus Meningkat

69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim

1 April 2026 | 09:02
Next Post
Resmi Dijual Di Indonesia, Berikut Harga Paket Starlink dan Cara Berlangganan Internet

Resmi Dijual Di Indonesia, Berikut Harga Paket Starlink dan Cara Berlangganan Internet

Comments 2

  1. Ping-balik: Produsen Alat Berat asal Korea Selatan Bangun Balikpapan Facility - Pranala.co
  2. Ping-balik: 70 Unit Usaha Produk Hewan di Kaltim Miliki NKV, DPKH Tegaskan Pentingnya Registrasi Produk untuk Keamanan Konsumen - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik jadi Sekda Definitif Samarinda Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik Sekda Definitif Samarinda Tiga Kandidat Berebut Posisi Sekda Samarinda

Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik jadi Sekda Definitif Samarinda

1 April 2026 | 20:56
Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

1 April 2026 | 20:40
Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

1 April 2026 | 20:24
Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan Kutim Jajaki Dukungan Pusat untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Hasil Rakornas 2026, Pemkab Kutim Kaji Program Perumahan hingga Sawit

Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan

1 April 2026 | 20:15

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved