Pranala.co, BONTANG – Ulah oknum tak bertanggung jawab membuat jajaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang geram. Kurun satu bulan terakhir, sudah enam kali mereka menerima laporan kebakaran palsu.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, mengungkapkan kejadian terbaru terjadi Senin (25/8) sore. Laporan itu bahkan disertai keterangan lengkap dan foto, sehingga membuat petugas benar-benar percaya.
“Begitu sampai di lokasi, tidak ada kejadian apa-apa. Saat kami coba hubungi nomor pelapor, ternyata sudah tidak aktif,” kata Amiluddin, Selasa (26/8/2025).
Menurutnya, aksi iseng semacam ini sangat merugikan. Mobil damkar yang melaju dengan sirine nyaring membuat warga panik, apalagi di kawasan padat penduduk.
Selain itu, waktu dan tenaga petugas pun terbuang sia-sia. “Ini bukan sekadar main-main. Dampaknya bisa besar. Karena itu kami berencana melaporkan ke pihak berwajib,” tegasnya.
Saat ini, Disdamkartan tengah mengumpulkan bukti dan berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menindak pelaku.
Meski sering dikerjai, Damkar Bontang memastikan tetap sigap dalam setiap laporan yang masuk. Amiluddin menegaskan, prosedur tak bisa diperlambat hanya karena risiko laporan palsu.
“Yang terpenting, masyarakat harus yakin dulu sebelum melapor. Karena kebakaran menyangkut kerugian besar. Bukan hanya soal harta benda, tapi juga nyawa,” ujarnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan laporan kebakaran sebagai bahan lelucon. Satu laporan palsu bisa membuat petugas terlambat merespons kebakaran yang benar-benar terjadi.
“Jangan main-main dengan hal seperti ini. Taruhannya nyawa manusia,” pungkas Amiluddin. (FR)

















