BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah alias DPRD Bontang memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam menangani masalah banjir yang kerap melanda kota ini.
Abdul Samad, anggota Komisi III DPRD Bontang, memuji kemajuan signifikan dalam sistem drainase dan manajemen banjir yang telah dilakukan Pemkot.
“Penanganan banjir di Bontang kini jauh lebih baik daripada beberapa tahun lalu. Ini terlihat jelas dari penurunan waktu genangan air meskipun hujan deras,” ujar Abdul Samad, Jumat (26/7/2024).
Beberapa hari terakhir, Kota Bontang memang diguyur hujan deras, namun genangan air di berbagai titik hanya bertahan beberapa jam sebelum akhirnya surut. Hal ini mencerminkan perbaikan efektif dalam sistem drainase yang telah diterapkan.
Abdul Samad juga menyoroti keberhasilan proyek-proyek prioritas, seperti normalisasi saluran air dan pembangunan turap.
“Dulu, hujan sebentar saja bisa menyebabkan banjir, tapi sekarang tidak lagi. Kalaupun terjadi banjir, durasinya sangat singkat,” jelasnya.
Meski demikian, Abdul Samad menekankan bahwa masih ada beberapa area yang memerlukan perhatian lebih lanjut, seperti kawasan Pisangan dan Guntung.
Ia mengusulkan agar pemerintah melanjutkan normalisasi di daerah-daerah tersebut, seperti yang sedang dilakukan di Jalan Ahmad Yani.
“Normalisasi di Jalan Ahmad Yani adalah langkah positif. Kami berharap pendekatan yang sama dapat diterapkan di daerah lain yang masih menghadapi masalah banjir,” tambahnya.
Abdul Samad menegaskan pentingnya penanganan banjir yang berkelanjutan agar seluruh wilayah Kota Bontang bebas dari masalah genangan air.
“Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki infrastruktur dan manajemen banjir, serta mengatasi tantangan di titik-titik yang masih rawan,” tutupnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat Bontang dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa kekhawatiran akan dampak banjir. (*)
*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow




















Comments 2