Penajam, PRANALA.CO – Wajah itu nyaris tanpa ekspresi ketika petugas menggiringnya ke hadapan kamera. Inisialnya I, pria asal Balikpapan, yang diamankan Unit Reskrim Polsek Sepaku Kamis malam, 24 April 2025. Ia bukan pencuri sembarangan.
Catatan kriminalnya panjang. Terlibat pencurian di sedikitnya 38 lokasi, menyasar aset vital milik perusahaan telekomunikasi di Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, hingga Samarinda.
Kasus ini diungkap jajaran Polres PPU dalam konferensi pers yang digelar Selasa (29/4/2025). Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara hadir langsung, didampingi Kasat Reskrim AKP Dian Kusnawan, Kapolsek Sepaku Iptu Syarifuddin, dan Kasihumas Aipda Syafruddin.
Menurut Kapolres, penangkapan ini bermula dari dua laporan kehilangan dari dua perusahaan yang menjadi korban pencurian di dua lokasi berbeda di Kecamatan Sepaku.
“Kejadian pertama pada 16 Januari 2025 di tower depan Masjid RT 004, Desa Bumi Harapan. Yang kedua, pada 24 April 2025 di RT 01, Desa Sukomulyo,” jelasnya.
Kedua lokasi yang disasar pelaku merupakan aset PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Kerugian tak main-main.
Dari TKP, polisi mengamankan barang bukti yang antara lain berupa aki berbagai ukuran, gulungan kabel, sepeda motor, hingga alat-alat kerja seperti tang potong, kunci pas, dan tespen. Juga satu unit gawai dan tas selempang hitam yang diduga digunakan pelaku saat beraksi.
“Ini bukan pencurian biasa. Pelaku termasuk profesional, tahu apa yang ia incar dan bagaimana melakukannya dengan cepat,” ujar Kapolres.
Namun kali ini, pelariannya kandas. Laporan cepat dari pihak perusahaan serta koordinasi masyarakat mempercepat respon petugas. Dalam waktu singkat, pelaku berhasil dilacak dan diamankan.
“Kita apresiasi respons cepat Unit Reskrim Polsek Sepaku. Ini kerja cepat dan presisi,” kata AKBP Andreas.
Kini, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dijerat Pasal 363 Ayat (1) ke-3 jo Pasal 64 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan dilakukan berulang kali. Ancaman hukumannya tak ringan.
Di akhir konferensi pers, Kapolres mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kami akan terus hadir untuk masyarakat. Apalagi wilayah PPU ini punya posisi strategis sebagai penyangga Ibu Kota Negara,” tutupnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 1