• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, April 3, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Bontang Mulai Petakan Wilayah Rentan Pangan

Suriadi Said by Suriadi Said
19 Agustus 2021 | 10:38
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang mulai menerapkan  program pemetaan Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau disebut Food Security and Vulnerability Atlas  (FSVA).

Tujuannya, untuk menyediakan informasi ketahanan pangan yang akurat serta mengantisipasi potensi dampak kerawanan pangan yang menyababkan gizi buruk.

PILIHAN REDAKSI

Pembangunan Gudang Bulog Rp24 Miliar di Bontang Tertunda, Proses Balik Nama Lahan Belum Tuntas

Pembangunan Gudang Bulog Rp24 Miliar di Bontang Tertunda, Proses Balik Nama Lahan Belum Tuntas

12 Februari 2026 | 07:48
Pemkab Kutim Siapkan Lahan 3 Hektare untuk Pembangunan Gudang Bulog di Sangatta

Pemkab Kutim Siapkan Lahan 3 Hektare untuk Pembangunan Gudang Bulog di Sangatta

12 Desember 2025 | 19:08

FSVA sendiri, merupakan program pemerintah pusat yang berbentuk peta tematik dengan menggambarkan visualisasi geografis suatu wilayah yang dilengkapi data indikator kerentanan terhadap kerawanan pangan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani menjelaskan, untuk mewujudkan program tersebut, saat ini pihaknya sedang proses pengumpulan data di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).  Data tersebut nantinya akan menjadi acuan dasar untuk menentukan kebijakan pemerintah daerah terkait penurunan angka kemiskinan, balita stunting dan angka rawan pangan.

“Sebenarnya program ini sudah lama tapi baru bisa dilaksanakan tahun ini,” ucap Debora saat dikunjungi di ruangan kerja, Rabu (18/8).

Kata dia, mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya bertujuan untuk mencapai status tahan pangan saja, tetapi juga untuk memperkecil risiko terjadinya kerawanan pangan, menyediakan informasi dan data yang tepat, serta memudahkan dalam menetapkan prioritas intervensi program.

Adanya peta tersebut dapat memberikan informasi terkini tentang ketahanan dan kerentanan pangan. Yang mana sangat diperlukan sebagai alat evaluasi terhadap program yang  dilaksanakan tiap daerah.

“Jadi kita mudah mengenali daerah mana saja yang sedang rentan pangan. Skemanya seperti peta infografis penambahan covid itu,” sambungnya. 

Meski program tersebut baru dimulai menurut pandangannya Bontang minim terhadap kerentanan pangan. Hal tersebut ia ungkapkan sebab melihat banyaknya masyarakat Bontang yang mulai gemar bertanam.

“Minim bukan berarti tidak ada loh ya. Kerentanan pangan lebih dominan pada penduduk yang kurang sejahtera  yang sulit dijangkau pendistribusian pangan,” jelasnya.

Sebagai informasi, program FSVA ini menghabiskan dana sebesar Rp 28 juta yang berasal dari bantuan pemerintah pusat, dan untuk tim penyusun peta turut melibatkan 12 OPD.

“Kemarin kita ada pelatihan dari pemerintah pusat dan mereka tau kalau Bontang itu belum ada program FSVA. Makanya langsung di bantu dengan dana tersebut,” tutupnya. (*)

Tags: Ketahanan PanganKrisis Pangan
Previous Post

Ini Harapan Kepala Disnaker Bontang di Kemerdekaan RI ke-76 Tahun

Next Post

Persiapan PTM, Giliran Pelajar Bontang Divaksin Covid-19

BACA JUGA

Tarif PDAM Bontang Naik per April 2026; Tagihan 2 Kali Lipat, Kualitas Bikin Geleng

Tarif PDAM Bontang Naik per April 2026; Tagihan 2 Kali Lipat, Kualitas Bikin Geleng

3 April 2026 | 18:43
BPN Bontang Jemput Bola Sertifikasi Tanah Wakaf, Targetkan Legalitas Lebih Cepat dan Tuntas

BPN Bontang Jemput Bola Sertifikasi Tanah Wakaf, Targetkan Legalitas Lebih Cepat dan Tuntas

3 April 2026 | 15:58
Penyaluran BLT di Bontang Sudah 75 Persen, Optimistis Selesai Bulan Ini

Penyaluran BLT di Bontang Sudah 75 Persen, Optimistis Selesai Bulan Ini

3 April 2026 | 09:19
BLT Bontang Menjangkau Desil 5 Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

BLT Bontang Menjangkau Desil 5

3 April 2026 | 09:06
BLT Bontang Menjangkau Desil 5 Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

2 April 2026 | 22:04
Saharuddin, Nelayan Bontang, Nyaris Kehabisan Tenaga dan Dehidrasi di Laut Lepas

Saharuddin, Nelayan Bontang, Nyaris Kehabisan Tenaga dan Dehidrasi di Laut Lepas

2 April 2026 | 21:01
Next Post

Persiapan PTM, Giliran Pelajar Bontang Divaksin Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21

Terbaru

IKN Mencaplok 252 Ribu Hektare Daratan, Revisi RTRW Kaltim Mendesak IKN Mencaplok 252 Ribu Hektare Daraan, Revisi RTRW Kaltim Mendesak Libur Lebaran, 62.500 Pengunjung Padati IKN dalam Sehari

IKN Mencaplok 252 Ribu Hektare Daratan, Revisi RTRW Kaltim Mendesak

3 April 2026 | 20:18
Kontras di Balik Lesunya Properti Balikpapan: Rumah Mewah Justru Laris Gratis Pajak dan Izin Bangunan, Penajam Paser Utara Targetkan Pertumbuhan Sektor Properti

Kontras di Balik Lesunya Properti Balikpapan: Rumah Mewah Justru Laris

3 April 2026 | 20:03
Samarinda Bidik Tuan Rumah Konferensi Internasional, Dorong Generasi Muda Kuasai Diplomasi

Samarinda Bidik Tuan Rumah Konferensi Internasional, Dorong Generasi Muda Kuasai Diplomasi

3 April 2026 | 19:47
Bukan Open Bidding, Sekda Samarinda Dipilih lewat Sistem Baru

Bukan Open Bidding, Sekda Samarinda Dipilih lewat Sistem Baru

3 April 2026 | 19:43

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved