Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang resmi menutup program 100 hari kerja Wali Kota Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris lewat sebuah seminar parenting bertajuk WAJAR 1921, Senin (2/6).
Seminar digelar di Ballroom Grand Mutiara Hotel, Bontang Barat. Sebanyak 850 peserta hadir, terdiri dari kepala sekolah, guru TK, SD, SMP, dan orang tua siswa dari seluruh penjuru kota.
Acara ini diinisiasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang. Fokusnya adalah menjawab tantangan dalam mendidik anak di era digital dan memperkuat peran keluarga dalam proses belajar.
Wali Kota Neni Moerniaeni menegaskan pentingnya peran keluarga dalam pendidikan anak. Dia bilang keluarga adalah sekolah pertama dan utama. Orang tua sangat berperan dalam membentuk karakter dan masa depan anak-anak.
Ia mengajak para orangtua untuk lebih hadir dalam kehidupan anak-anak. Memberikan perhatian, waktu, dan tentu saja, doa terbaik.
Neni juga berharap seminar ini menjadi awal dari gerakan besar membangun budaya literasi dan pembelajaran di rumah.
Ia mengajak semua pihak—sekolah, keluarga, hingga lingkungan—untuk bersinergi menciptakan ruang belajar yang nyaman dan mendidik.
“Anak-anak butuh dukungan dari semua sisi, tidak hanya guru, tapi juga dari rumah dan lingkungan sekitar,” tambahnya. [RED]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















Comments 1