Pranala.co, PANGKEP — Upaya meningkatkan gizi masyarakat di Kabupaten Pangkep terus mendapat dukungan banyak pihak. Termasuk dari aparat kepolisian.
Pada Kamis (27/11/2025), Bhabinkamtibmas Kelurahan Talaka, Aipda Wahyuddin, menyambangi Dapur MBG SPPG Yayasan Talaka Sejahtera Mandiri. Lokasinya berada di Jalan Poros Makassar–Pare, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang.
Kehadiran polisi ini menjadi bentuk sinergi Polri dan masyarakat. Tujuannya mendukung penyediaan makanan bergizi bagi para pelajar.
Dapur yang diresmikan pada 18 Oktober 2025 itu kini menjadi pusat pelayanan gizi masyarakat. Ribuan pelajar dari PAUD/TK hingga SMA menerima distribusi makanan sehat setiap hari.
Targetnya jelas. Agar siswa bisa belajar lebih baik dengan asupan gizi yang cukup, aman, dan higienis.
Aipda Wahyuddin disambut pengurus yayasan. Di antaranya Nasar selaku Asisten Lapangan. Hadir pula ahli gizi Shifa Marsela Pamo (Dapur A) dan Mualya (Dapur B). Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kerja sama.
Setiap pagi, mulai pukul 07.00 hingga 11.00 Wita, makanan bergizi diantar ke sekolah. Siswa bisa langsung menikmatinya saat jam istirahat.
Rinciannya:
Dapur A
PAUD/TK/KB: 222 porsi
SD kelas 1–3: 1.120 porsi
SD kelas 4–6, SMP, SMA: 2.053 porsi
Total: 3.395 porsi
Dapur B
PAUD/TK/KB: 200 porsi
SD kelas 1–3: 969 porsi
SD kelas 4–6, SMP, SMA: 2.089 porsi
Total: 3.451 porsi
Program masih menyasar pelajar sebagai kelompok prioritas. Namun ke depan, sasaran bisa diperluas untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Aipda Wahyuddin mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan.
“Kebersihan, keamanan, dan kualitas gizi harus benar-benar dijaga agar manfaatnya optimal. Jika ada kendala atau gangguan, jangan ragu melapor melalui Call Center 110, Bhabinkamtibmas, atau saluran resmi Polri lainnya,” ucapnya.
Polri berkomitmen mengawal program sosial agar berjalan baik, transparan, dan memberi dampak positif.
Warga pun menyambut baik dukungan tersebut. Mereka berharap program ini terus berkelanjutan dan makin bermanfaat.
Kapolsek Ma’rang, AKP Amran Adam, menegaskan pentingnya gotong royong menjaga program ini.
“Dapur MBG bukan hanya soal makanan, tetapi tentang masa depan anak-anak kita. Dengan dukungan semua pihak, program ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” katanya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















