Pranala.co, BERAU – Badan Amil Zakat Nasional alias Baznas Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), mencatat penerimaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp2,2 miliar sepanjang pertengahan bulan Ramadan tahun ini. Dana tersebut direncanakan untuk mendukung berbagai program sosial, terutama dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu.
Ketua Baznas Berau, Muhammad Gazali, menjelaskan bahwa dana ZIS yang terhimpun akan difokuskan pada sejumlah program pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui Zakat Community Development (ZCD).
Program tersebut dirancang untuk mendorong masyarakat kurang mampu agar lebih produktif melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Program ZCD diarahkan untuk membuka peluang usaha baru atau mengembangkan usaha yang sudah berjalan agar pelaku UMKM dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatannya,” ujar Gazali di Tanjung Redeb, Jumat.
Selain itu, Baznas Berau juga menyalurkan bantuan berupa motor gerobak kepada pelaku usaha kecil. Bantuan ini bertujuan membantu pedagang memperluas jangkauan usaha sehingga peluang mendapatkan pelanggan menjadi lebih besar.
“Dengan adanya motor gerobak, para pelaku usaha kecil dapat menjangkau lokasi yang lebih luas. Harapannya pendapatan mereka juga ikut meningkat,” jelasnya.
Tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, Baznas Berau juga menjalankan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) bagi masyarakat kurang mampu.
Program ini menjadi salah satu program unggulan karena kondisi tempat tinggal yang tidak layak masih menjadi indikator penting dalam pengukuran tingkat kemiskinan.
Melalui RLHB, rumah warga yang tidak layak akan direnovasi atau dibangun kembali agar memenuhi standar hunian yang sehat dan aman.
Gazali menyebutkan, dana ZIS yang terkumpul sebesar Rp2,2 miliar tersebut berasal dari berbagai sumber. Di antaranya infak Pemerintah Kabupaten Berau sebesar Rp500 juta, CSR PT Berau Coal sebesar Rp1,3 miliar, PT Buma Rp25 juta, Swalayan Unggul Rp100 juta, PT Lati Tanjung Harapan Rp15 juta, serta penerimaan dari konter Baznas yang mencapai Rp104 juta.
Menurutnya, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena pengumpulan zakat masih berlangsung hingga akhir Ramadan.
“Hingga saat ini total penerimaan sekitar Rp2,2 miliar. Nilai ini kemungkinan masih akan bertambah karena Ramadan masih berlangsung,” katanya.
Baznas Berau, lanjut Gazali, berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan seluruh dana ZIS disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
Ia menegaskan bahwa setiap rupiah yang dihimpun dari masyarakat harus memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat.
“Kami berkomitmen menjaga amanah masyarakat. Dana ZIS yang terkumpul akan disalurkan secara tepat sasaran agar benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Gazali juga menyampaikan optimisme bahwa dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, perusahaan, maupun masyarakat, akan semakin memperkuat peran zakat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.
“Kami optimistis melalui berbagai program strategis yang dijalankan serta dukungan dari banyak pihak, zakat dapat semakin berperan dalam pengentasan kemiskinan dan penguatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















