PRANALA.CO – Badan Pengawas Pemilihan Umum alias Bawaslu Bontang melantik dan mengambil sumpah janji 9 anggota Pengawas Pemilu atau Panwaslu Kecamatan, di Hotel Bintang Sintuk, Jumat, 24 Mei 2024.
Prosesi pelantikan dirangkai pengucapan ikrar dan sumpah janji anggota Panwaslu Kecamatan oleh Ketua Bawaslu Bontang, Aldy Artrian yang diikuti 9 orang anggota Panwaslu Kecamatan yang dilantik.
Dilanjutkan dengan acara pelantikan dan penandatanganan secara simbolis ikrar dan pakta integritas anggota Panwaslu Kecamatan dan Ketua Bawaslu Bontang.
Hadir pula, Wali Kota Bontang Basri Rase, Ketua dan Anggota Bawaslu Bontang, Jajaran Forkopimda atau yang mewakili, KPU Bontang, Camat se-Kota Bontang dan media.
Ketua Bawaslu Bontang, Aldy Artrian mengucapkan selamat kepada semua anggota Panwaslu Kecamatan se-Kota Bontang yang dilantik hari ini. Dia juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas.
“Saya ucapkan selamat bagi rekan-rekan yang baru saja dilantik, sudah melewati proses yang cukup Panjang,” ucapnya.
Aldy juga mengingatkan soal integritas. Kata dia, Ketika Panwaslu Kecamatan sudah tidak menjaga integritas, maka runtuhlah kepercayaan masyarakat.
Kedua profesionalitas. Kerja mengawasi, bertugas dengan dasar, dengan pedoman karena kerja-kerja Panswaslu adalah kerja-kerja kelembagaan. Maka bekerjalah sesuai dengan khaidah dan ketentuan peraturan.
Terakhir, Aldy meminta untuk menyebarluaskan misi atau informasi tentang Lembaga Bawaslu. Sampaikan informasi yang baik, edukasi kepada publik bahwa Bawaslu hadir menjadi bagian dari fungsi pengawasan.
“Bangun komunikasi yang baik dengan stakeholder. Kami juga ucapkan terima kasih untuk Pemkot Bontang, atas fasilitasi segala dukungan yang telah diberikan baik dalam proses pemilu kemarin dan pemilihan kedepan,” ucapnya.
Sementara, Wali Kota Bontang Basri Rase menegaskan untuk bekerja harus berdasarkan norma dan kaidah. Serta peraturan berlaku. Harapannya KPU dan Bawaslu Bontang bekerja seadil dan sebaik-baiknya, jujur, adil, dan berintegritas.
“Pemkot akan memberikan fasilitas tentunya sesuai peraturan perundang-undangan. Mari kita sambut pesta demokrasi ini secara suka cita, damai, dengan baik bukan dengan saling merendahkan atau menjatuhkan satu sama lain,” ajak Basri. (*)


















