Pranala.co, BALIKPAPAN – Hari Ulang Tahun ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bukan hanya sekadar perayaan. Di Balikpapan, momen ini mencatat sejarah baru. Transaksi selama pameran mencapai angka fantastis: Rp1,5 miliar!
Capaian luar biasa ini diungkap langsung Ketua Harian Dekranas, Ny. Tri Tito Karnavian, usai acara penutupan di BSCC Dome Balikpapan, Jumat (11/7/2025).
“Dari laporan terakhir, transaksi selama pameran menyentuh Rp1,5 miliar. Dengan 98 booth yang berpartisipasi, berarti omzet per stan bisa tembus Rp100 juta. Ini angka yang sangat menggembirakan,” ungkapnya dengan senyum bangga.
Pameran HUT Dekranas tahun ini memang berbeda. Sebanyak 59 stan utama dan 170 stan UMKM dari seluruh penjuru Indonesia hadir membawa karya terbaik mereka. Mulai dari wastra Nusantara, fesyen etnik, kerajinan tangan, kuliner khas daerah, hingga produk kriya berbasis inovasi.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak hari pertama. Produk-produk lokal diserbu, transaksi mengalir deras, dan semangat para perajin terasa begitu kuat.
“Ini mencerminkan peningkatan kualitas perajin dari tahun ke tahun. Dan masyarakat pun semakin bangga memakai produk dalam negeri,” tambah Tri Tito.
Tak hanya menggairahkan sektor UMKM, ajang tahunan ini juga menggerakkan ekonomi Balikpapan. Hotel penuh, restoran ramai, dan transportasi lokal kebanjiran penumpang.
“Dampaknya luar biasa. Sektor pariwisata, perhotelan, dan kuliner ikut terdongkrak. Ini sinergi nyata antara promosi budaya dan ekonomi lokal,” tegasnya.
Pemerintah Kota Balikpapan pun turut bangga. Selain mendukung geliat UMKM, pameran ini juga ikut menyumbang pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Tahun ini, Dekranas mengusung tema: “Perajin Berdaya, Mendunia.” Sebuah pesan kuat bahwa produk lokal tak lagi hanya jago kandang.
“Kami ingin produk kriya Indonesia bisa bersaing di pasar global. Dan dengan pameran seperti ini, kita sudah berada di jalur yang benar,” tutup Tri Tito optimistis.
[DIAS]

















