Pranala.co, SAMARINDA — Kondisi Terminal Sungai Kunjang, Samarinda kembali menjadi sorotan. Fasilitas umum yang seharusnya menjadi pusat mobilitas masyarakat itu kini tampak memprihatinkan. Mulai dari kebersihan toilet hingga minimnya sarana pendukung membuat terminal ini jauh dari kata layak.
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Subandi, mengaku prihatin. Ia menilai terminal yang mestinya berfungsi sebagai simpul transportasi antarwilayah kini justru kehilangan perannya.
“Terminal ini seharusnya jadi tempat parkir bagi bus Damri dan kendaraan lintas daerah. Tapi kenyataannya, kondisinya sangat tidak terawat,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).
Menurutnya, sejumlah fasilitas publik di kawasan terminal bahkan tidak memenuhi standar. Toilet dilaporkan kotor dan berbau. Area parkir juga tidak tertata dengan baik.
“Hal-hal seperti ini seharusnya menjadi perhatian utama pemerintah. Fasilitas umum harus bersih dan berfungsi sebagaimana mestinya,” tegasnya.
Subandi menilai, revitalisasi terminal sangat mendesak. Ia berencana berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mendorong alokasi anggaran perbaikan melalui APBD Provinsi Kaltim.
“Kami akan dorong agar ada perhatian lebih terhadap Terminal Sungai Kunjang. Ini soal pelayanan dasar bagi masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada transportasi umum,” katanya.
Ia menegaskan, terminal bukan sekadar tempat naik turun penumpang, melainkan bagian penting dari aksesibilitas warga menuju berbagai daerah seperti Balikpapan, Kota Bangun, hingga wilayah Kutai Kartanegara.
“Terminal Sungai Kunjang punya peran vital dalam menghubungkan masyarakat antarwilayah. Jangan sampai terbengkalai hanya karena kalah prioritas,” tutupnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















