Pranala.co, BONTANG – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Bontang dipastikan dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idulfitri. Kepastian itu disampaikan setelah Pertamina bersama Pemerintah Kota Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk memastikan distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Langkah pengawasan tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi BBM selama Ramadan hingga masa arus balik Lebaran.
Sales Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Hermawan Bagus Prabowo, mengatakan seluruh SPBU di Kota Bontang memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Seluruh SPBU di Bontang dalam kondisi aman untuk stok bahan bakar, termasuk BBM bersubsidi,” ujarnya.
Secara rinci, setiap SPBU di Kota Bontang rata-rata menerima pasokan Pertalite sekitar 16 ton per hari. Dengan empat SPBU yang beroperasi, total ketersediaan Pertalite di kota tersebut mencapai 64 ton per hari.
Sementara itu, untuk solar subsidi, pasokan di setiap SPBU berada pada kisaran 8 hingga 16 ton per hari.
Adapun untuk BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dex series, Pertamina memastikan distribusinya tetap berjalan lancar tanpa hambatan pengiriman.
“Alhamdulillah untuk BBM non-subsidi juga aman. Tidak ada keterlambatan pengiriman kapal,” tambah Hermawan.
Dalam kegiatan sidak tersebut, tim gabungan melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek penting dalam operasional SPBU. Pengawasan difokuskan pada penyaluran BBM subsidi agar tepat sasaran, sekaligus memastikan kualitas dan kuantitas bahan bakar sesuai standar.
Selain itu, pengelolaan antrean kendaraan juga menjadi perhatian. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir antrean di sejumlah SPBU sempat menjadi sorotan masyarakat.
“Kami ingin melihat langsung bagaimana pengelolaan antrean di SPBU. Apakah sudah lebih tertata atau masih perlu perbaikan,” jelas Hermawan.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bontang, Sony Suwito Adicahyono, mengatakan hasil monitoring menunjukkan seluruh SPBU dalam kondisi siap melayani masyarakat selama periode Lebaran.
Tim melakukan pengecekan di empat SPBU yang ada di Bontang, yakni SPBU Kilometer 6, Kilometer 3, Akawi, dan Tanjung Laut.
Pemeriksaan dilakukan menggunakan alat ukur bejana guna memastikan volume BBM yang disalurkan kepada konsumen sesuai dengan standar yang berlaku.
“Hasil pengecekan tidak ditemukan pelanggaran. Semua SPBU dalam kondisi baik,” ungkap Sony.
Ia juga memastikan seluruh SPBU tetap beroperasi pada hari Idulfitri, meskipun dengan penyesuaian waktu pelayanan. “Mereka tetap buka saat hari raya, hanya saja setelah pelaksanaan salat Id,” pungkasnya. (RE/FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















