Pranala.co, BONTANG — Prestasi membanggakan datang dari Kota Bontang. Ismah Alitah Idrus, remaja 16 tahun asal SMAN 1 Bontang, berhasil menyumbangkan dua medali perunggu di ajang bergengsi Perisai Diri International Championship XI yang digelar di GOR 17 Desember, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Kejuaraan dunia ini berlangsung sejak 12 hingga 20 Juli 2025 dan diikuti oleh ratusan pendekar dari berbagai negara. Ismah tampil di tiga nomor sekaligus dan berhasil naik podium di dua di antaranya: nomor perorangan dan beregu.
“Senang dan bangga bisa mewakili Bontang dan Kalimantan Timur,” ujar Ismah usai pertandingan. “Semoga ke depannya bisa lebih baik dan bisa bawa pulang emas.”
Ismah juga sempat turun di nomor berpasangan, namun belum berhasil meraih medali di kategori tersebut.
Di balik prestasi tersebut, ada latihan panjang dan disiplin tinggi. Setiap sore, Ismah rutin berlatih bersama pelatih dan rekan-rekan seperguruannya di Sekretariat Perisai Diri Bontang, yang berlokasi di GOR Pupuk Kaltim.
Tak hanya aktif di dunia pencak silat, gadis kelahiran 7 April 2009 ini juga menekuni olahraga lari. Di luar itu, ia punya mimpi besar: menjadi dokter.
Raihan Ismah menambah panjang daftar atlet muda Bontang yang mampu bersaing di level internasional. Prestasinya menjadi bukti bahwa tekad, latihan disiplin, dan semangat juang tinggi bisa membawa nama daerah harum di kancah dunia.
Kini, Ismah bukan hanya kebanggaan keluarga, tapi juga motivasi bagi pelajar lain di Bontang dan Kalimantan Timur untuk terus berprestasi, khususnya di cabang olahraga bela diri tradisional pencak silat.


















