Pranala.co, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus memperbaiki sistem pelayanan publik. Kali ini, pendampingan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menjadi fokus utama.
Tujuannya, menyamakan seluruh jenis layanan publik di tingkat daerah dengan Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional (SIPPN). Sistem digital terpadu ini menghubungkan dan menyeragamkan data layanan publik di seluruh Indonesia.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Balikpapan, Andi Sri Juliarty, menyebut salah satu tantangan utama adalah perbedaan istilah antar daerah dan antar lembaga.
“Misalnya di Balikpapan kita menyebut Puskesmas 24 jam, sedangkan di pusat istilahnya Puskesmas Rawat Jalan 6,” ujar Dio–sapaan akrabnya, Selasa (7/10).
Istilah ini mengikuti peraturan gubernur lama dan belum diperbarui. Penggunaan “24 jam” dimaksudkan untuk menunjukkan layanan UGD selalu tersedia, meski tidak semua memiliki fasilitas rawat inap.
Contoh lain, poli fisioterapi dan rehabilitasi medik memiliki layanan serupa namun berbeda dalam penamaan.
Pendampingan Kemenpan RB penting agar seluruh nomenklatur layanan bisa diinput dengan benar.
“Kalau istilahnya berbeda, layanan yang sebenarnya ada bisa tidak terbaca oleh sistem,” jelas Dio.
Tingkat penggunaan SIPPN di Balikpapan saat ini telah mencapai 98,99 persen. Hanya 11 jenis layanan yang belum masuk sistem karena kendala teknis seperti jaringan lambat atau gangguan aplikasi. Pemkot menargetkan integrasi penuh segera dilakukan.
Selain menyelaraskan data, Pemkot juga mendorong inovasi layanan publik. Setiap OPD diminta aktif di media sosial untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi.
“Kami juga mengadakan lomba inovasi pelayanan. Seluruh OPD wajib memiliki SK tim pelayanan publik,” tambah Dio.
Langkah-langkah ini sejalan dengan semangat keterbukaan informasi publik. Baru-baru ini, Balikpapan meraih penghargaan nasional.
“Ini bukti bahwa transparansi dan kualitas pelayanan publik kita sudah berada di jalur yang tepat,” tegas Dio. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















