Pranala.co, BONTANG – Kerja panjang Pemerintah Kota Bontang dalam membenahi pengelolaan sampah mulai berbuah hasil. Kota Taman resmi masuk nominasi penerima Adipura Kencana, penghargaan tertinggi di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan.
Kepastian itu mengemuka setelah Tim Penilai Adipura dari pemerintah pusat melakukan penilaian lapangan selama dua hari di sejumlah titik strategis Kota Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, sistem penilaian Adipura kini jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Fokus utama tidak lagi sekadar kebersihan kota, tetapi menyentuh langsung sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
“Sekarang kota yang masih membuang sampah secara terbuka atau open dumping otomatis gugur,” ujar Neni, Senin (22/12/2025).
Menurutnya, hanya daerah yang mampu mengelola sampah tanpa pembakaran dan tanpa open dumping yang berpeluang lolos. Salah satu indikator utama adalah penerapan sanitary landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Alhamdulillah, Bontang sudah memenuhi kriteria itu,” katanya.
Berdasarkan penilaian awal, Bontang bahkan masuk nominasi Adipura Kencana. Namun, penyerahan penghargaan diperkirakan baru dilakukan pada awal 2026, sekitar Januari atau Februari, seiring berakhirnya tahun anggaran.
Dalam paparan di hadapan tim penilai, Pemkot Bontang menjelaskan kondisi terkini pengelolaan sampah kota. Sekitar 70 persen sampah masih ditangani di TPA. Sementara 30 persen lainnya telah dikelola sejak dari sumbernya.
Pengelolaan itu dilakukan melalui pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, TPS 3R, hingga bank sampah yang tersebar di berbagai wilayah.
“Artinya, pengelolaan sampah di Bontang tidak hanya bertumpu pada TPA. Ada peran aktif masyarakat,” jelas Neni.
Tak hanya menerima paparan, tim penilai juga turun langsung ke lapangan. Sejumlah lokasi menjadi sasaran peninjauan, mulai dari TPA Bontang, Bank Sampah Induk, TPS 3R Pelamboyan, hingga ruang terbuka hijau di Taman Tanjung Laut.
Seluruh titik tersebut dinilai sebagai representasi konsistensi Bontang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dari hasil monitoring sementara, Wali Kota mengaku optimistis. Masukan yang disampaikan tim penilai dinilai positif. Peluang Bontang untuk lolos ke tahap akhir cukup besar.
Bontang sendiri masuk dalam kategori kota sedang, dengan Kabupaten Banyumas disebut sebagai salah satu pesaing kuat.
“Kalau melihat penilaian sementara, insyaallah Bontang bisa meraih Adipura Kencana,” tutup Neni. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















