• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, April 3, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Rahasia Diskes Bontang Bontang Tangani 97 Persen Kasus Tuberkulosis

Suriadi Said by Suriadi Said
29 Maret 2026 | 18:02
Reading Time: 2 mins read
0
Rahasia Diskes Bontang Bontang Tangani 97 Persen Kasus Tuberkulosis

Kepala Diskes Bontang Bahtiar Mabe.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co — Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Bontang mencatat capaian penanganan tuberkulosis (TB) mencapai 97 persen dari target 1.100 kasus. Angka ini diperoleh dari strategi deteksi dini yang terus diperkuat pemerintah daerah.

Berbeda dengan stigma umum, Kepala Diskes Bontang Bahtiar Mabe menegaskan bahwa meningkatnya temuan kasus TB bukanlah berita buruk. Justru sebaliknya, hal itu menunjukkan efektivitas upaya deteksi dan penanganan dini.

PILIHAN REDAKSI

Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

Tinggalkan Pesantren, Santriwati di Bontang Alami Tekanan Psikologis

2 April 2026 | 07:50
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21

“Semakin banyak kasus ditemukan, itu sebenarnya semakin baik. Artinya kita bisa segera mengobati dan memutus rantai penularan,” ujar Bahtiar kepada Pranala.co, Minggu (29/3/2026).

Bahtiar menjelaskan, TB merupakan penyakit menular yang mudah sekali menyebar, terutama di lingkungan terdekat seperti keluarga. Tanpa penanganan cepat, satu penderita dapat menularkan kepada anggota keluarga lainnya.

“Misalnya di rumah, bisa menular ke suami, istri, atau anak. Itu yang harus kita cegah dengan pengobatan segera,” jelasnya.

Lebih berbahaya lagi, TB yang tidak diobati dapat terus menular tanpa disadari melalui aktivitas sederhana sehari-hari, seperti berbincang atau berkumpul.

“Lebih berbahaya kalau tidak diobati. Kita ngobrol biasa saja bisa jadi penularan. Makanya harus ditemukan sejak dini,” tegas Bahtiar.

Namun, di balik capaian menggembirakan, tantangan terbesar penanganan TB bukan terletak pada aspek medis, melainkan stigma yang masih melekat di masyarakat. Banyak warga Bontang enggan memeriksakan diri karena takut dicap sebagai penderita TB dan dijauhi lingkungan sekitar.

Bahtiar menekankan, sikap menyembunyikan penyakit justru membawa risiko lebih besar. Selain memperpanjang penularan, pasien juga berpotensi mengalami resistensi obat jika pengobatan tidak dijalani dengan teratur.

Dalam menetapkan target, Diskes Bontang memilih pendekatan realistis. Berbeda dengan proyeksi Kementerian Kesehatan yang menargetkan sekitar 1.455 kasus, Dinkes menyesuaikan target dengan kapasitas sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Kami tetapkan target 1.100 kasus, dan capaian 97 persen ini sudah sangat optimal,” ujar Bahtiar.

Salah satu strategi utama keberhasilan penanganan TB adalah penerapan sistem Pengawas Minum Obat (PMO). Sistem ini menugaskan pendamping untuk memastikan pasien tetap disiplin menjalani terapi selama minimal enam bulan.

Pasien TB harus mengonsumsi obat dalam jumlah cukup banyak dan rutin. Kondisi ini kerap menimbulkan kejenuhan, bahkan menggoda pasien untuk berhenti pengobatan saat kondisi tubuh mulai membaik.

“Padahal kalau berhenti di tengah jalan, harus ulang dari awal. Bahkan kalau sudah hampir selesai pun tetap harus diulang kalau belum cukup enam bulan,” jelas Bahtiar.

Pendamping PMO berperan penting dalam mengingatkan jadwal minum obat sekaligus memberikan dukungan moral selama proses penyembuhan.

“Harus ada yang mengingatkan dan memastikan obat diminum tepat waktu. Ini penting supaya pengobatan berhasil,” ujarnya.

Bahtiar mengingatkan bahaya serius jika pengobatan tidak dijalani secara teratur: munculnya resistensi obat. Kondisi ini menyebabkan bakteri TB menjadi kebal, sehingga pengobatan selanjutnya lebih sulit dan membutuhkan obat dalam jumlah lebih banyak.

Penanganan TB, tegas Bahtiar, bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Edukasi menjadi langkah awal yang fundamental, dimulai dari kesadaran diri sebelum menyebar ke lingkungan sekitar.

“Minimal kita edukasi diri sendiri dulu, baru ke orang lain. Ini tanggung jawab bersama,” katanya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Dinkes Bontang berharap masyarakat semakin memahami bahwa TB bukan penyakit yang harus ditakuti atau disembunyikan, melainkan segera dideteksi dan diobati.

“Yang penting bukan takutnya, tapi bagaimana kita cepat menemukan dan menyembuhkan. Itu kunci memutus penularan,” pungkas Bahtiar. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BontangDiskes BontangTuberkulosis
Previous Post

Balikpapan Kejar Target PAD 35 Persen dari Sektor Pariwisata

Next Post

Puncak Arus Balik Lebaran di Balikpapan, 3.212 Pemudik Tiba Kurun Sehari

BACA JUGA

Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

2 April 2026 | 22:04
Saharuddin, Nelayan Bontang, Nyaris Kehabisan Tenaga dan Dehidrasi di Laut Lepas

Saharuddin, Nelayan Bontang, Nyaris Kehabisan Tenaga dan Dehidrasi di Laut Lepas

2 April 2026 | 21:01
SMPN 2 Samarinda Terbakar, Pemkot Siapkan Rehabilitasi dan Kajian Teknis

SMPN 2 Samarinda Terbakar, Pemkot Siapkan Rehabilitasi dan Kajian Teknis

2 April 2026 | 16:51
Hilang Sepekan di Laut, Nelayan Bontang Ini Ditemukan Selamat setelah Perbaiki Kapal Sendiri

Hilang Sepekan di Laut, Nelayan Bontang Ini Ditemukan Selamat setelah Perbaiki Kapal Sendiri

2 April 2026 | 16:25
Cek Langsung ke Rumah Warga, DPRD Bontang Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Cek Langsung ke Rumah Warga, DPRD Bontang Pastikan Bansos Tepat Sasaran

2 April 2026 | 15:08
13 Anggota Kodim 0908 Bontang Naik Pangkat Periode April 2026

13 Anggota Kodim 0908 Bontang Naik Pangkat Periode April 2026

2 April 2026 | 12:41
Next Post
Puncak Arus Balik Lebaran di Balikpapan, 3.212 Pemudik Tiba Kurun Sehari

Puncak Arus Balik Lebaran di Balikpapan, 3.212 Pemudik Tiba Kurun Sehari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21

Terbaru

Rp25 Miliar untuk Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Seno Aji: Bukan Cuma Renovasi 47 Anggota TAGUPP Dipertanyakan, Gubernur Kaltim: Ini Investasi, Bukan Biaya

Rp25 Miliar untuk Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Seno Aji: Bukan Cuma Renovasi

2 April 2026 | 22:47
Kutim Siap Dukung Porprov Kaltim VIII, Berpeluang jadi Tuan Rumah Cabor Tambahan

Kutim Siap Dukung Porprov Kaltim VIII, Berpeluang jadi Tuan Rumah Cabor Tambahan

2 April 2026 | 22:24
Porprov VIII Kaltim 2026 Digelar November, Nomor Pertandingan Dikurangi

Porprov VIII Kaltim 2026 Digelar November, Nomor Pertandingan Dikurangi

2 April 2026 | 22:19
Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

2 April 2026 | 22:04

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved