Pranala.co, VALLECAS – Barcelona gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Rayo Vallecano. Bermain di Stadion Vallecas yang terkenal angker bagi Blaugrana, sang juara bertahan harus puas berbagi poin dengan skor 1-1 pada laga penuh drama, Minggu (31/8/2025).
Pertandingan berjalan terbuka sejak awal. Barcelona mendapat keuntungan lebih dulu setelah Lamine Yamal dijatuhkan di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih meski keputusan itu menimbulkan perdebatan. Yamal sendiri maju sebagai eksekutor dan sukses membawa timnya unggul 1-0.
Namun, gol tersebut langsung menyisakan kontroversi. Pasalnya, sistem VAR dikabarkan tidak berfungsi optimal saat insiden ditinjau. Situasi ini menambah panas suasana di dalam stadion.
Tertinggal satu gol, Rayo Vallecano meningkatkan intensitas permainan. Mereka sempat mencetak gol balasan, tetapi dianulir karena offside. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah hasil.
Lewat situasi sepak pojok, Fran Perez melepaskan tendangan voli keras yang tak mampu dihalau kiper Barcelona. Skor berubah 1-1, disambut sorakan meriah ribuan suporter tuan rumah.
Setelah gol penyama, giliran Rayo yang menguasai jalannya pertandingan. Barcelona dipaksa bertahan dan berulang kali tertekan.
Kiper Joan Garcia tampil gemilang dengan dua penyelamatan krusial di menit-menit akhir. Andai tidak, Barcelona bisa saja pulang tanpa poin dari Vallecas.
Hasil imbang ini menjadi sinyal peringatan bagi pasukan Hansi Flick. Start sempurna mereka terhenti. Rekor buruk Barcelona di markas Rayo pun terus berlanjut.
Vallecas kembali terbukti menjadi ujian berat bagi tim besar. Rayo menunjukkan karakter tangguh, bangkit dari ketertinggalan, dan sukses menahan sang juara bertahan.
Selain hasil di lapangan, kontroversi ikut membayangi laga ini. Mulai dari kondisi lapangan yang sempat diperdebatkan sebelum kick-off, penalti kontroversial, hingga dugaan gangguan pada sistem VAR.
Sorotan pun tak hanya tertuju pada skor akhir, melainkan juga pada keputusan wasit dan teknologi yang lagi-lagi menjadi perbincangan utama di LaLiga.
Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, memberi komentar jujur usai pertandingan.
“Mentalitas kami hari ini kurang. Kami harus bermain lebih seperti musim lalu,” ujarnya kepada DAZN.
Soal keberaniannya mengambil penalti pertama Barcelona musim ini, Yamal menegaskan rasa percaya dirinya. “Saya merasa yakin, jadi saya ambil. Kita lihat saja nanti apakah saya akan terus jadi eksekutor,” ucapnya.
Ketika ditanya soal strategi garis pertahanan tinggi, Yamal menepis anggapan itu sebagai penyebab hasil imbang. “Gol mereka datang dari tendangan sudut, bukan karena itu. Kami hanya harus tetap pada gaya kami dan mencoba menang.”
Meski kecewa, Yamal tetap optimistis menatap laga-laga selanjutnya.
“Ini stadion yang sulit. Tapi kami mencoba sampai akhir. Setelah jeda internasional, kami akan kembali dengan niat yang sama dan berjuang untuk memenangkan semua pertandingan,” tutupnya. (GOAL/pra)















