BERAU, Pranala.co — Warga Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), digemparkan dengan penemuan puing-puing yang diduga merupakan bagian dari satelit di perairan Pulau Semama, Sabtu (27/3/2026) sekira pukul 10.00 Wita.
Temuan tersebut pertama kali dilaporkan seorang nelayan setempat, Juhan (46), yang saat itu sedang mengantar tamu berwisata di kawasan perairan tersebut. Ia melihat sebuah benda mencurigakan mengapung di laut.
Kapolsek Pulau Derawan AKP Iwan Purwanto menjelaskan, saksi awalnya hanya mengamati dari kejauhan sebelum memutuskan untuk kembali ke lokasi pada malam hari.
“Saksi melihat adanya benda mencurigakan yang hanyut dan diduga merupakan puing satelit,” ujar Iwan.
Pada malam harinya sekira pukul 20.30 Wita, Juhan bersama rekannya, Rifki (21), kembali ke lokasi untuk mengevakuasi benda tersebut. Dengan menggunakan kapal, mereka menggandeng puing itu hingga ke Pulau Derawan.
Proses evakuasi berlangsung hingga benda tersebut berhasil dibawa ke daratan dan kini berada di kawasan Pantai Pinus, RT 03 Kampung Pulau Derawan.
“Puing tersebut saat ini sudah berada di daratan dan diamankan sementara,” kata Iwan.
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta meminta keterangan dari para saksi.
Hingga kini, puing-puing tersebut masih dalam proses pemeriksaan untuk memastikan asal-usul dan jenisnya. Polisi juga tengah berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan apakah benda tersebut benar merupakan bagian dari satelit.
“Kami masih melakukan pendalaman dan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan identitas benda tersebut,” jelasnya.
Seiring beredarnya informasi penemuan tersebut, aparat kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mendekati atau menyentuh puing yang ditemukan sebelum ada kepastian resmi.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bahaya yang mungkin ditimbulkan dari benda asing tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan menyerahkan penanganan kepada petugas,” pungkas Iwan. (RE/RIL)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















