PANGKEP – Warga Kampung Kalampang, Kelurahan Bone, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep, dikejutkan dengan peristiwa tragis. Seorang pria berinisial HM (48) ditemukan tewas gantung diri di kios miliknya, Senin dini hari, 18 Agustus 2025.
Kapolsek Segeri, AKP Sofyanto, membenarkan peristiwa itu pertama kali diketahui sekira pukul 00.30 Wita. Polisi bersama tim medis langsung menuju lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal.
Dari keterangan keluarga, sebelum kejadian, HM sempat mencoba mengakhiri hidup pada sore hari. Ia melilitkan selimut ke lehernya. Aksi itu berhasil digagalkan istri dan kerabat, dibantu tetangga. Setelah siuman, keluarga mengira kondisinya sudah membaik.
Namun malam harinya, sekira pukul 22.30 Wita, HM kembali nekat. Saat sang istri tertidur, ia pergi ke dapur kios. Saat terbangun, istrinya sadar suaminya sudah tidak ada di sampingnya. Ia lalu mencari dan menemukan HM tergantung dengan tali jemuran.
“Istrinya sempat meminta bantuan tetangga untuk menurunkan korban. Namun saat diperiksa, sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan,” jelas AKP Sofyanto.
Tim medis Puskesmas Segeri bersama Tim Inafis Polres Pangkep memastikan adanya bekas jeratan di leher korban. Dari tubuh korban juga ditemukan tanda medis yang menguatkan dugaan gantung diri.
Keluarga menyebut, belakangan HM sering melamun, mendengar bisikan, hingga mengalami halusinasi. Tidak ada masalah keluarga ataupun konflik lain yang menjadi pemicu. (IR)
















