PRANALA.CO – Laga penentu juara Liga Europa 2024/2025 akan mempertemukan dua tim besar dari Inggris, Tottenham Hotspur dan Manchester United, di Stadion San Mames, Bilbao, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB. Jelang duel sengit ini, kedua pelatih sama-sama menyerukan kewaspadaan dan fokus penuh.
Ange Postecoglou, pelatih Tottenham Hotspur, meminta anak asuhnya tetap waspada meskipun Spurs punya rekor apik dalam tiga pertemuan terakhir dengan Manchester United musim ini. Ketiganya dimenangkan Tottenham, termasuk kemenangan meyakinkan 3-0 di Old Trafford.
Namun, Postecoglou menegaskan bahwa final punya atmosfer dan tekanan berbeda.
“Mungkin karena ini final, catatan-catatan itu tidak penting. Jika kami kalah dalam ketiga pertandingan itu, pasti karena tekanan. Tapi kami tak boleh terlena,” kata pelatih asal Australia tersebut.
Spurs diprediksi tetap mengandalkan Son Heung-min dan Dominic Solanke di lini serang, dengan Bentancur mengatur tempo di lini tengah. Postecoglou mengaku telah mempersiapkan timnya sebaik mungkin, terutama secara mental.
“Peran saya adalah mempersiapkan para pemain menghadapi Manchester United dengan potensi terbaik mereka. Dalam final sebesar ini, semuanya diputuskan hari itu,” ucapnya.
Tottenham punya ambisi besar meraih trofi Eropa pertamanya sejak Piala UEFA 1984. Kemenangan atas MU akan jadi penutup manis musim ini di bawah komando pelatih baru yang tampil impresif sejak awal musim.
Dari kubu lawan, Bruno Fernandes tampil sebagai juru bicara skuad Manchester United. Sang kapten menegaskan, meski musim di Premier League mengecewakan, mereka masih punya peluang menutup musim dengan trofi.
“Kami tahu Premier League tidak berjalan seperti yang kami harapkan. Tapi ini final. Kami harus memanfaatkan momen ini dan mempersembahkan trofi bagi klub, fans, dan semua staf,” ujar Fernandes.
Gelandang asal Portugal itu menolak membahas kemungkinan dirinya mengangkat trofi sebagai kapten, dan lebih memilih fokus membawa tim meraih kemenangan.
“Yang utama adalah baju merah Manchester United yang mengangkat trofi. Semua punya peran,” tegasnya.
Pelatih Manchester United Ruben Amorim juga menyuarakan rasa campur aduk jelang laga. Amorim yang baru didatangkan dari Sporting CP menggantikan Erik ten Hag, menyebut laga ini sebagai momentum untuk membayar kegagalan di liga.
“Saya merasa gembira sekaligus penuh tanggung jawab. Ini musim yang mengecewakan, dan final ini adalah peluang untuk menebus semuanya,” kata Amorim.
United hanya mampu finis di papan bawah Premier League, dengan rekor 18 kekalahan dan posisi 16 klasemen jelang laga pamungkas. Namun semangat juang pemain tetap tinggi.
“Di Carrington, para pemain terlihat fokus dan sangat bersemangat. Final ini sangat penting bagi kami semua,” ungkap Amorim.
Terakhir kali Manchester United menjuarai Liga Europa adalah pada musim 2016/2017 di bawah asuhan Jose Mourinho.
Prediksi Susunan Pemain Final Liga Europa 2025
Tottenham Hotspur (4-3-3):
Vicario; Porro, Romero, Van de Ven, Udogie; Sarr, Bissouma, Bentancur; Johnson, Solanke, Son
Manchester United (3-4-2-1):
Onana; Lindelof, Maguire, Yoro; Mazraoui, Ugarte, Casemiro, Dorgu; Diallo, Fernandes; Hojlund
Head to Head Terakhir Tottenham vs Manchester United:
- 16/02/25 – Tottenham Hotspur 1 – 0 Manchester United
- 20/12/24 – Tottenham Hotspur 4 – 3 Manchester United
- 29/09/24 – Manchester United 0 – 3 Tottenham Hotspur
- 14/01/24 – Manchester United 2 – 2 Tottenham Hotspur
- 19/08/23 – Tottenham Hotspur 2 – 0 Manchester United
- 28/04/23 – Tottenham Hotspur 2 – 2 Manchester United
- 20/10/22 – Manchester United 2 – 0 Tottenham Hotspur
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















Comments 2