SAMARINDA, Pranala.co – Penyerahan dokumen pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kaltim atau Kalimantan Timur dalam Rapat Paripurna ke-7, Senin (30/3), berlangsung di tengah dinamika internal legislatif dan belum adanya kepastian realisasi oleh pemerintah daerah.
Sebanyak 160 usulan program resmi disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Jumlah tersebut merupakan hasil penyaringan dari total awal 313 usulan yang dihimpun dari masyarakat melalui anggota dewan.
Namun demikian, dokumen tersebut belum dapat langsung dijadikan program pembangunan. Seluruh usulan masih harus melalui tahapan kajian teknis sebelum diputuskan masuk dalam perencanaan daerah.
Sekretaris Daerah Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa penyerahan pokir dalam rapat paripurna bukan merupakan tahap akhir atau pengesahan.
“Ini penyerahan, bukan pengesahan. Sesuai ketentuan, aspirasi dari DPRD disampaikan kepada Bappeda untuk ditelaah agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh usulan akan dikaji oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebelum dimasukkan ke dalam sistem perencanaan pembangunan maupun rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Di sisi lain, proses penyerahan pokir ini juga menuai keberatan dari sebagian anggota DPRD. Mereka menilai usulan yang telah dihimpun dari masyarakat belum memiliki jaminan untuk diakomodasi dalam program pembangunan.
Salah satu anggota DPRD Kaltim, Samsun, menegaskan bahwa pokir merupakan representasi kebutuhan masyarakat yang diperoleh melalui kegiatan reses dan kunjungan ke daerah pemilihan.
“Ini bukan sekadar usulan DPR, melainkan aspirasi masyarakat yang kami jaring langsung di lapangan,” ujarnya.
Pemprov Kaltim menegaskan bahwa seluruh usulan tetap akan diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah. Setidaknya terdapat empat prioritas utama yang menjadi acuan dalam penyusunan program tahun anggaran mendatang. Selain itu, kemampuan fiskal daerah juga menjadi faktor penentu dalam mengakomodasi usulan tersebut. (DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















