JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan proses pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan selesai pada Juni dan Oktober 2025.
Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Hasil Pengadaan CASN 2024 yang digelar secara virtual bersama para gubernur, bupati, dan wali kota seluruh Indonesia, Rabu (19/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Tito menegaskan komitmen pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan tenaga honorer melalui kebijakan afirmasi pengangkatan PPPK. Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa di masa mendatang, pengangkatan PPPK akan dilakukan melalui jalur seleksi berbasis kompetensi.
“Kita selesaikan permasalahan honorer tahun ini. Ke depan, pengangkatan akan dilakukan sesuai kompetensi,” ujar Tito.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menambahkan, proses pengangkatan CPNS akan diselesaikan paling lambat pada 1 Juni 2025. Adapun pengangkatan PPPK tahap I dan II ditargetkan rampung pada 1 Oktober 2025.
“Jadi untuk CPNS paling lambat 1 Juni dan PPPK paling lambat 1 Oktober. Pada tanggal tersebut sudah selesai dan terhitung mulai tanggal (TMT) sebagai pegawai,” jelas Zudan.
Zudan mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada 211 instansi yang belum menyelesaikan proses seleksi CASN dan pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP). Ia meminta seluruh instansi tersebut untuk segera menuntaskan tahapan tersebut agar pengangkatan CPNS dan PPPK bisa berjalan sesuai jadwal.
“Lakukan percepatan sesuai target. Langkah teknis segera dilakukan, semua NIP yang disiapkan segera dikirimkan ke BKN,” tegasnya.
Pemerintah berharap, dengan penyelesaian proses pengangkatan ini, tidak ada lagi permasalahan honorer di lingkungan instansi pemerintah.
Selain itu, sistem seleksi berbasis kompetensi di masa depan diharapkan dapat menciptakan aparatur sipil negara (ASN) yang profesional dan berkualitas sesuai dengan kebutuhan birokrasi modern. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















