Pranala.co, BONTANG – Sore itu, hujan deras mengguyur. Angin kencang menyapu perumahan Pesona Bukit Sintuk. Sebuah pohon besar tak kuasa menahan beban. Akar yang rapuh tercabut. Batang raksasa itu roboh. Tepat menimpa mobil yang sedang terparkir, Selasa (9/9/2025).
Mobil ringsek. Dua pohon lain di sekitar lokasi ikut miring. Rawan ambruk. Warga panik. Laporan pun masuk ke layanan darurat 112.
Pukul 15.35 WITA, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Bontang menerima kabar itu. Lima belas menit kemudian, Tim Rescue Regu 2 tiba. Lengkap dengan gergaji mesin dan peralatan evakuasi.
“Tim bergerak cepat. Pohon yang menimpa mobil langsung dipotong. Dua pohon lain yang membahayakan juga kami pangkas,” kata Kepala Disdamkarmat Bontang, Amiluddin, didampingi Kabid Operasional Sarkani.
Prosesnya tak lama. Selesai pukul 16.50 WITA. Jalan kembali aman. Warga lega.
Amiluddin menegaskan, Damkar selalu menjadikan laporan warga sebagai prioritas. “Kami hadir untuk perlindungan masyarakat. Itu komitmen kami,” ujarnya.
Namun ia juga mengingatkan. Cuaca ekstrem sedang sering terjadi. Angin kencang dan hujan deras bisa merobohkan pohon tua. Terutama yang berakar dangkal.
“Masyarakat harus lebih waspada. Kalau melihat kondisi darurat, segera lapor. Supaya kami bisa cepat menangani,” pesannya. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















