• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026

Suriadi Said by Suriadi Said
28 Januari 2026 | 18:34
Reading Time: 2 mins read
0
Meski Batu Bara Tertekan, Ekonomi Kaltim Diproyeksi Menguat di 2026 Nilai Ekspor Kaltim Tembus Rp273 Triliun, Didominasi Komoditas Non Migas

Ilustrasi aktivitas pengangkutan batu bara.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA – Perekonomian Kalimantan Timur (Kaltim) diprakirakan tumbuh lebih tinggi pada 2026. Optimisme ini muncul di tengah bayang-bayang tantangan global, mulai dari melemahnya permintaan dunia hingga tingginya ketidakpastian ekonomi internasional.

Bank Indonesia (BI) melihat sejumlah sektor masih menyimpan potensi besar untuk menopang laju pertumbuhan ekonomi daerah. Industri pengolahan dan konstruksi menjadi dua motor utama yang diperkirakan memberi dorongan signifikan.

PILIHAN REDAKSI

Ekonomi Kaltim Diproyeksikan Tumbuh hingga 5,3 Persen pada 2026

Ekonomi Kaltim Diproyeksikan Tumbuh hingga 5,3 Persen pada 2026

28 Februari 2026 | 22:20
Ekonomi Digital Kaltim Menguat, Transaksi Tembus Rp119,82 Triliun

Ekonomi Digital Kaltim Menguat, Transaksi Tembus Rp119,82 Triliun

14 Februari 2026 | 20:57

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, Bayuadi Hardiyanto, menjelaskan sektor industri pengolahan berpeluang tumbuh seiring penambahan kapasitas kilang atau refinery. Peningkatan kapasitas ini dinilai akan memperkuat nilai tambah industri di daerah.

“Sektor industri pengolahan masih menunjukkan prospek yang baik, terutama didorong oleh penambahan kapasitas kilang,” ujar Bayuadi.

Sementara itu, sektor konstruksi diperkirakan tetap solid. Kelanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), khususnya pengembangan ekosistem legislatif dan yudikatif, menjadi faktor utama penopangnya.

Bayuadi mengungkapkan, pembangunan ekosistem tersebut pada 2026 diprakirakan membutuhkan anggaran sekitar 6 persen lebih tinggi secara tahunan (year on year) dibandingkan 2025.

“Peningkatan anggaran ini menunjukkan masih kuatnya aktivitas konstruksi di Kaltim, terutama yang berkaitan langsung dengan pembangunan IKN,” katanya saat Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 dan Focus Group Discussion (FGD) Perekonomian Provinsi Kaltim di Ruang Derawan, Kantor BI Kaltim, Rabu (28/1/2026).

Dari sektor pertanian, peluang pertumbuhan juga terbuka. Pada 2026, target Optimalisasi Lahan (Oplah) serta program Corporate Social Responsibility (CSR) di Kaltim ditetapkan meningkat. Hal ini dilakukan sebagai kompensasi atas tertundanya sejumlah program oplah pada 2025 akibat keterbatasan anggaran.

“Target oplah ke depan ditetapkan mencapai 3.000 hektare,” jelas Bayuadi.

Meski prospek ekonomi membaik, Kaltim tetap menghadapi sejumlah tantangan. Dari sektor pertambangan, permintaan batu bara dari Tiongkok diprakirakan menurun sebesar 1,49 persen secara tahunan. Penurunan ini sejalan dengan melemahnya permintaan dari negara mitra dagang lain akibat berlanjutnya transisi energi global menuju sumber energi terbarukan.

Tantangan juga datang dari sektor pertanian. Prakiraan fenomena La Nina atau kondisi cuaca basah pada 2026, ditambah meningkatnya luas replanting Tandan Buah Segar (TBS) pada akhir 2025, berpotensi menekan produksi TBS di Kaltim.

Dari sisi stabilitas harga, Bank Indonesia memproyeksikan inflasi Kaltim pada 2026 tetap terkendali dalam kisaran sasaran 2,5 persen. Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau diperkirakan menjadi penyumbang utama inflasi daerah.

Secara nasional, komoditas emas perhiasan tercatat sebagai kontributor utama inflasi tahunan. Kondisi ini dipicu oleh kenaikan harga emas global serta meningkatnya permintaan masyarakat.

“Meski menghadapi tantangan, khususnya pada komoditas bahan makanan yang bersifat volatile food, tekanan inflasi Kaltim pada 2026 diprakirakan tetap berada dalam rentang sasaran,” ujar Bayuadi.

Namun demikian, pengendalian inflasi tetap memerlukan kewaspadaan. Ketidakpastian ekonomi global dinilai masih berpotensi memicu volatilitas harga, terutama pada emas perhiasan dan bahan bakar. (RIL)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Ekonomi Kaltim
Previous Post

Insiden KM Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Next Post

Sembilan Kampung di Kaltim Resmi Berstatus Masyarakat Hukum Adat

BACA JUGA

Ekonomi Kutim Lepas dari Jurang Tambang, Pertumbuhan Non-Migas Melesat 11 Persen

Ekonomi Kutim Lepas dari Jurang Tambang, Pertumbuhan Non-Migas Melesat 11 Persen

27 Maret 2026 | 21:28
Ekspor Kaltim Anjlok, Batubara dan CPO Alami Penurunan Ekspor Nonmigas Kaltim Naik 27,21 Persen

Ekspor Kaltim Anjlok, Batubara dan CPO Alami Penurunan

26 Maret 2026 | 16:39
Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,85 Juta per Gram, Buyback Turun

Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,85 Juta per Gram, Buyback Turun

26 Maret 2026 | 14:10
Transaksi Non-Tunai di Kaltim Melejit, QRIS Tembus 859 Ribu Pengguna

Transaksi Non-Tunai di Kaltim Melejit, QRIS Tembus 859 Ribu Pengguna

26 Maret 2026 | 13:15
Pelaporan SPT Tahunan Berpotensi Diperpanjang hingga Akhir April

Pelaporan SPT Tahunan Berpotensi Diperpanjang hingga Akhir April

25 Maret 2026 | 23:15
Harga Emas Stabil di Hari Kedua Lebaran, Antam Bertahan di Rp2,89 Juta per Gram Harga Emas Turun, Cek Daftar Terbarunya Hari Ini Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp17.000 per Gram Harga Emas Hari Ini 15 Agustus 2025: Antam Naik, UBS dan Galeri24 Turun Harga Emas Antam Naik Tiga Hari Berturut, Tembus Rp1,928 Juta per Gram

Harga Emas Stabil di Hari Kedua Lebaran, Antam Bertahan di Rp2,89 Juta per Gram

22 Maret 2026 | 18:57
Next Post
Sembilan Kampung di Kaltim Resmi Berstatus Masyarakat Hukum Adat

Sembilan Kampung di Kaltim Resmi Berstatus Masyarakat Hukum Adat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

Prioritaskan Lansia, Wali Kota Bontang Serahkan Bantuan dan Edukasi Kesehatan

Prioritaskan Lansia, Wali Kota Bontang Serahkan Bantuan dan Edukasi Kesehatan

31 Maret 2026 | 00:43
Sidang Korupsi Bimtek Dishub Bontang, Kuasa Hukum Pertanyakan Audit Kerugian Negara

Sidang Korupsi Bimtek Dishub Bontang, Kuasa Hukum Pertanyakan Audit Kerugian Negara

31 Maret 2026 | 00:33
Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

30 Maret 2026 | 23:43
Timnas Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

30 Maret 2026 | 23:32

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved