PRANALA.CO – Pria berinisial FA di Samarinda, Kalimantan Timur sengaja melukai perutnya sendiri dengan gunting. Lalu dirinya melaporkan ke polisi seolah-olah dibegal.
Aksi nekat itu dilakukan karena pria berusia 25 tahun itu mengaku malu tak memiliki uang untuk mahar pernikahan dengan gadis pujaanya.
Sebelum melakukan aksinya, pria yang bekerja sebagai tukang bordir di Samarinda sempat berpikir panjang untuk melukai tubuhnya dengan gunting yang sudah dia bawa dari rumahnya.
Awalnya kejadian ini dari laporan masyarakat adanya adanya pembegalan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Annggana, Kutai Kartanegara, Jumat, 17 Mei 2024.
“Dia menderita luka robek di perut dan mengaku uang maharnya Rp70 juta dirampok,” jelas Kapolsek Anggana, AKP Akhmad Wira Taryudi.
Korban pun dilarikan ke rumah sakit. Polisi pun melakukan penyelidikan peristiwa ini. Keesokan harinya, FA membuat laporan ke Polsek Anggana. Namun, sebelum laporan diterima, FA secara mengejutkan mengakui ia merekayasa kejadian tersebut.
Lanjut AKP Akhmad, dari pengakuannya, pria ini nekat melukai diri sendiri dan berbohong kepada polisi karena tertekan tradisi mahar yang membebani calon pengantin pria.
“Dia tidak mau malu di hadapan calon istrinya karena tidak memiliki uang mahar,” lanjutnya.
Sementara FA mengaku nekat berbohong agar cepat menikahi wanita pujaan hatinya tersebut. “Saya enggak mau malu Mas di hadapan calon istri saya karena tidak memiliki uang mahar,” ucapnya.
Berdasarkan pengakuannya, dia pernah menikah di 2020, namun belum mempunyai keturunan dan berpisah dengan istrinya pertamanya itu pada tahun 2023. (*)
















