Tenggarong, PRANALA.CO – Pergaulan bebas anak di bawah umur kembali memakan korban. Kali ini, seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di Loa Kulu, Kutai Kartanegara, harus mengalami peristiwa kelam yang akan membekas seumur hidupnya. Pelaku adalah seorang pemuda berusia 18 tahun, berinisial NR, yang tinggal di Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan.
Peristiwa ini terungkap bukan dari laporan awal korban, melainkan karena pertengkaran antara pelaku dengan kakak korban. Keduanya terlibat cekcok hebat pada Jumat malam, 25 April 2025.
Setelah kakak korban mengetahui perbuatan tak pantas yang dilakukan NR terhadap adiknya. Dari situlah, orang tua korban mulai mencurigai sesuatu dan kemudian melaporkannya ke Polsek Loa Janan.
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe membenarkan adanya laporan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang diterima Unit Reskrim Senin, 28 April 2025. Mendapat laporan tersebut, Tim Garangan dari Polsek Loa Janan segera bergerak cepat memburu pelaku.
“Pelaku berhasil kami amankan di Desa Loa Duri Ilir tanpa perlawanan. Saat diinterogasi, NR mengakui seluruh perbuatannya,” jelas AKP Dalimunthe, Selasa (29/4/2025).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, NR telah melakukan perbuatan asusila terhadap korban sebanyak dua kali, yakni pada 28 Maret dan 8 April 2025, di rumah pelaku. Ia memperdaya korban yang masih polos dengan rayuan bahwa dirinya akan menikahinya.
“Ini bentuk eksploitasi terhadap anak. Korban dijebak secara psikologis oleh pelaku yang sudah jelas lebih dewasa dan tahu cara memanipulasi perasaan,” tambah Dalimunthe.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu celana panjang cokelat, satu celana dalam ungu, satu miniset putih, dan satu jaket jumper hijau putih—semuanya milik korban yang digunakan saat kejadian.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76D Jo Pasal 81 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya tak main-main—maksimal 15 tahun penjara. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















