Pranala.co, SAMARINDA – Kinerja ekonomi Kaltim terus menunjukkan tren positif. Pada triwulan II tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Benua Etam tercatat mencapai 4,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Yusniar Juliana, menjelaskan, pertumbuhan ini mencerminkan pergerakan ekonomi yang stabil, ditopang sektor-sektor strategis.
“Besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp221,77 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp147,96 triliun,” ungkap Yusniar dalam keterangan persnya, Kamis (7/8/2025).
Jika dilihat dari sisi produksi, sektor Industri Pengolahan mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni 15,12 persen. Angka ini menunjukkan peran penting sektor hilirisasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak hanya itu, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib juga mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 11,93 persen secara kuartalan.
Dari sisi pengeluaran, Ekspor Barang dan Jasa menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi, mencapai 7,18 persen. Ini mengindikasikan bahwa permintaan terhadap komoditas unggulan Kaltim seperti batu bara dan minyak sawit masih tinggi di pasar internasional.
Sementara itu, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) tumbuh tajam sebesar 31,75 persen, menjadi salah satu penopang utama aktivitas ekonomi pada triwulan ini.
Secara kuartalan (quarter-to-quarter), ekonomi Kaltim tumbuh 2,26 persen dibanding triwulan I-2025. Sementara untuk periode semesteran (cumulative-to-cumulative), pertumbuhan mencapai 4,39 persen dibanding semester I-2024.
Tak hanya itu, secara regional, Pulau Kalimantan juga tumbuh positif sebesar 4,95 persen pada triwulan II-2025. Kaltim menyumbang kontribusi terbesar, yaitu 46,58 persen terhadap pembentukan nilai tambah regional Kalimantan.


















