Pranala.co, BONTANG — Memasuki pekan pertama Ramadan, harga sejumlah bahan pokok di Kota Bontang mengalami kenaikan. Cabai rawit menjadi komoditas dengan lonjakan paling tinggi, yakni mencapai Rp85 ribu per kilogram. Sementara itu, harga telur ayam menyentuh Rp40.350 per kilogram.
Kenaikan harga ini langsung berdampak pada pengeluaran rumah tangga, terutama bagi warga yang meningkatkan konsumsi selama bulan puasa.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Bontang, Debora Kristiani, menjelaskan bahwa lonjakan harga dipicu kombinasi faktor cuaca dan peningkatan permintaan musiman.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan sebagian petani cabai mengalami gagal panen. Stok di pasar menjadi terbatas, sementara kebutuhan meningkat selama Ramadan,” ujarnya, Senin (23/2/2026).
Tidak hanya cabai, telur ayam juga mengalami tekanan pasokan. Debora menyebut meningkatnya kebutuhan telur berkaitan dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang diinisiasi Presiden RI, Prabowo Subianto.
Program tersebut menyerap komoditas telur dalam jumlah besar. Pada saat yang sama, konsumsi masyarakat selama Ramadan juga mengalami peningkatan.
“Distributor rutin mendatangkan telur sekitar satu kali dalam sepekan. Namun lonjakan kebutuhan kali ini cukup drastis sehingga pasar sempat kesulitan menyeimbangkan pasokan,” jelasnya.
DKP3 Bontang memprediksi sejumlah komoditas lain berpotensi mengalami kenaikan, seperti bawang merah dan beras. Meski demikian, kenaikannya diperkirakan tidak setajam cabai dan telur.
Menurut Debora, secara historis kenaikan harga bahan pokok menjelang dan sesudah hari besar keagamaan memang kerap terjadi. Hambatan distribusi akibat libur panjang menjadi salah satu faktor pemicu.
“Setelah hari raya, distribusi sering terhambat karena libur, sementara kebutuhan masyarakat tetap berjalan,” katanya.
Untuk menjaga daya beli masyarakat, DKP3 Bontang melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini dilaksanakan bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) serta perangkat daerah lainnya.
Selain itu, tim gabungan secara rutin turun ke pasar untuk memantau harga dan memastikan distribusi berjalan lancar.
Daftar Harga Sembako
Pasar Induk Taman Rawa Indah, Bontang
- Beras Premium: Rp16.500/kg
- Beras Lokal: Rp15.000/kg
- Beras SPHP: Rp13.000/kg
- Jagung Pipil: Rp8.000/kg
- Kedelai Pipil: Rp11.000/kg
- Bawang Merah: Rp45.000/kg
- Bawang Putih: Rp43.000/kg
- Cabai Merah Besar: Rp60.000/kg
- Cabai Keriting: Rp55.000/kg
- Cabai Rawit: Rp85.000/kg
- Tepung Curah: Rp9.000/kg
- Tepung Kemasan: Rp15.000/kg
- Daging Sapi: Rp160.000/kg
- Daging Ayam: Rp40.000/kg
- Telur Ayam: Rp40.350/kg
- Gula Curah: Rp18.000/kg
- Minyak Goreng Kemasan: Rp21.000/liter
- Minyak Goreng Curah: Rp19.000/liter
- Ikan Kembung: Rp35.000/kg
- Ikan Tongkol: Rp35.000/kg
- Ikan Bandeng: Rp35.000/kg
- Garam Halus: Rp8.000/kg. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















