Pranala.co, BONTANG – Menjelang Iduladha 1446 Hijriah, suasana Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) terpantau ramai. Tim gabungan Pemkot Bontang turun langsung memantau harga dan ketersediaan bahan pokok, Rabu (4/6).
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, memimpin langsung pemantauan tersebut. Ia didampingi jajaran Forkopimda dan sejumlah pejabat teknis.
Harga masih stabil. Hanya beras yang naik. “Kenaikannya hanya seribu rupiah per kilogram,” ujar Neni kepada awak media.
Meski ada kenaikan kecil pada beras, Wali Kota memastikan stok bahan pangan masih mencukupi. Termasuk daging, telur, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya.
Guna mengendalikan harga beras dan mencegah inflasi, Pemkot Bontang sudah menyiapkan langkah strategis. Salah satunya, mengajukan tambahan pasokan beras dari Bulog.
“Kita akan bantu biaya transportasi dari Gudang Bulog. Supaya harga jual tetap murah di pasaran,” tegas Neni.
Hal senada disampaikan Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Bontang, Debora Kristiani. Menurutnya, penyaluran beras Stabilitasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) masih dalam proses pengajuan.
“Penyaluran kemungkinan dilakukan setelah Iduladha. Bulog saat ini masih menarik hasil panen petani,” jelas Debora.
Beras SPHP ini akan disalurkan melalui sejumlah agen beras resmi yang telah ditunjuk.
Kabar baiknya, semua kebutuhan pokok lain masih aman. Tidak ada lonjakan harga berarti. Pemkot Bontang memastikan, masyarakat bisa berbelanja tenang tanpa khawatir kekurangan stok. [BAMS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















Comments 1