Pranala.co, SANGATTA — Akses layanan kesehatan di Kabupaten Kutai Timur semakin merata. Capaian kepesertaan aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di daerah ini telah menyentuh angka 99 persen.
Angka tersebut disampaikan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Samarinda saat audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Kamis, 18 Desember 2025. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Asisten Administrasi dan Umum Setkab Kutim.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Samarinda, drg Adrielona, hadir langsung bersama jajarannya. Audiensi diterima Asisten Administrasi Umum Setkab Kutim, Sudirman Latif, yang mewakili Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.
Adrielona menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Kutim dalam mendukung pelaksanaan JKN. Menurutnya, capaian 99 persen menunjukkan hampir seluruh warga Kutim telah terlindungi jaminan kesehatan.
“Artinya, masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan. Ini bukti nyata dukungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Ia menilai Pemkab Kutim sangat aktif dalam memastikan status kepesertaan BPJS Kesehatan tetap terjaga. Data kependudukan yang akurat serta sistem yang saling terintegrasi menjadi kunci percepatan layanan.
Melalui audiensi tersebut, BPJS Kesehatan berharap sinergi yang sudah terbangun dapat terus diperkuat. Tujuannya satu. Mendukung program strategis daerah di bidang kesehatan.
Sementara itu, Sudirman Latif menyambut baik apresiasi dari BPJS Kesehatan. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.
“Kolaborasi lintas sektor terus kami dorong. BPJS Kesehatan aktif bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Disdukcapil, dan Dinas Sosial. Pendataan cepat menjadi kunci layanan yang optimal,” katanya.
Kolaborasi antarperangkat daerah juga terus diperluas. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kutim, Siti Fatimah, menyampaikan bahwa pihaknya baru menandatangani nota kesepahaman dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Salah satu hasilnya, bayi yang baru lahir dapat langsung memperoleh Kartu Identitas Anak. Dengan demikian, akses layanan kesehatan bisa didapatkan sejak hari pertama.
Pemkab Kutim menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BPJS Kesehatan. Pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan merata menjadi target bersama.
Meski wilayah Kutim tergolong luas, hal itu tidak dijadikan alasan. Pemerintah daerah memastikan seluruh masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan berkelanjutan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















