• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, April 13, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Gunungan Sampah Balikpapan Bakal jadi Energi, Proyek Ditarget Mulai 2027

Suriadi Said by Suriadi Said
13 April 2026 | 16:27
Reading Time: 2 mins read
0
Gunungan Sampah Balikpapan Bakal jadi Energi, Proyek Ditarget Mulai 2027

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

GUNUNGAN sampah yang selama ini menjadi beban kota, kini dibaca sebagai peluang. Pemerintah pusat membuka jalan bagi Balikpapan untuk mengubah limbah menjadi energi—sebuah lompatan yang, jika berhasil, akan mengubah wajah pengelolaan sampah di kota minyak itu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, memastikan kotanya masuk dalam daftar 33 daerah yang diproyeksikan mengikuti program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

PILIHAN REDAKSI

Sampah Jadi Energi, PSEL Kaltim Dikebut di Balikpapan dan Samarinda Samarinda Siapkan 10 TPS Modern Berteknologi Insinerator, Target Kurangi Sampah 600 Ton per Hari

Sampah Jadi Energi, PSEL Kaltim Dikebut di Balikpapan dan Samarinda

10 April 2026 | 15:37
Samarinda Butuh 340 Ton Sampah Tambahan dari Kukar untuk Genjot Pembangkit Listrik Warga Samarinda Kena Dampak Limbah: Ikan Mati, Muncul Penyakit Kulit

Samarinda Butuh 340 Ton Sampah Tambahan dari Kukar untuk Genjot Pembangkit Listrik

8 April 2026 | 14:24

“Ini sudah dibahas dalam rapat terbatas, dan ditindaklanjuti dengan kerja sama bersama Kementerian Lingkungan Hidup,” kata Sudirman, Senin, 13 April 2026.

Selama ini, sampah identik dengan persoalan klasik: tempat pembuangan akhir (TPA) yang kian penuh, kebutuhan lahan baru, dan biaya pengelolaan yang terus meningkat.

Melalui skema PSEL, pendekatan itu dibalik. Sampah tidak lagi sekadar dibuang, melainkan diolah menjadi listrik. “Dengan teknologi ini, volume sampah berkurang drastis, sekaligus menghasilkan energi,” ujar Sudirman.

Residu hasil pengolahan, seperti fly ash dan bottom ash, bahkan masih dapat dimanfaatkan, misalnya untuk material penimbunan. Artinya, siklus sampah bisa ditutup dalam satu sistem yang lebih berkelanjutan.

Proyek ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah merancang pendekatan aglomerasi—menggabungkan beberapa wilayah dalam satu sistem pengelolaan.

Di Kaltim, cakupannya meliputi Balikpapan dan Samarinda, serta wilayah penyangga seperti Kutai Kartanegara hingga kawasan sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN). Wilayah seperti Samboja dan Muara Jawa disebut berpotensi bergabung dalam sistem ini.

“Konsepnya terintegrasi. Jadi pengelolaan sampah tidak parsial, tetapi lintas wilayah,” kata Sudirman.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjamin pasokan bahan baku—dalam hal ini, sampah—agar pembangkit listrik dapat beroperasi optimal.

Salah satu faktor kunci yang membuka peluang bagi Balikpapan adalah perubahan kebijakan pemerintah pusat. Jika sebelumnya syarat minimal volume sampah mencapai 1.000 ton per hari, kini diturunkan menjadi 500–1.000 ton per hari.

Dengan produksi sekira 550 ton per hari, Balikpapan kini masuk kategori layak. “Dengan aturan baru, kita sudah memenuhi syarat,” ujar Sudirman.

Untuk menutup kebutuhan bahan baku, pemerintah juga mempertimbangkan metode landfill mining—mengolah kembali timbunan sampah lama di TPA.

Selama ini, metode sanitary landfill masih menjadi tulang punggung pengelolaan sampah di Balikpapan. Konsekuensinya jelas: ketika TPA penuh, pemerintah harus mencari lahan baru.

PSEL menawarkan jalan keluar dari pola lama itu. “Sampah bisa habis di satu lokasi, tanpa harus terus menambah lahan,” kata Sudirman.

Jika berjalan sesuai rencana, sistem ini akan mengurangi tekanan terhadap ruang kota—isu yang semakin krusial di tengah pertumbuhan kawasan penyangga IKN.

Meski peluang terbuka, jalan menuju realisasi belum sepenuhnya mulus. Proyek masih berada pada tahap kajian teknis dan penjajakan kerja sama investasi.

Pemkot Balikpapan berharap konstruksi dapat dimulai tahun depan, jika dukungan pendanaan dan kesiapan teknis terpenuhi. Namun, Sudirman mengingatkan, teknologi bukan satu-satunya penentu keberhasilan.

“Kesadaran masyarakat tetap kunci. Sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” ujarnya. [SR]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Bank SampahPengelolaan SampahSampah
Previous Post

Cara Keluar Grup WhatsApp Tanpa Diketahui Anggota dan Tanpa Notifikasi

Next Post

Kutim Defisit Beras 35 Ribu Ton, Produksi Lokal Baru 18 Persen

BACA JUGA

IKN Bangun Markas Polisi Modern, Target Selesai 2027

IKN Bangun Markas Polisi Modern, Target Selesai 2027

13 April 2026 | 22:03
Lampu Jalan di Berau Banyak Mati, DPRD Desak Perbaikan

Lampu Jalan di Berau Banyak Mati, DPRD Desak Perbaikan

13 April 2026 | 21:14
Tragis di Tikungan Muara Badak-Samarinda, Tiga Nyawa Melayang

Tragis di Tikungan Muara Badak-Samarinda, Tiga Nyawa Melayang

13 April 2026 | 21:01
Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, Dua Pengendara Tewas

Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, 3 Pengendara Tewas

13 April 2026 | 20:09
Pemprov Kaltim Alihkan 24 Ribu Peserta BPJS, Kutim Butuh Rp6,5 Miliar JKN Kutim 2026 Tetap Rp44 Miliar, Verifikasi Penerima Diperketat Dampak Aktivitas Truk Semen di Sekerat, Diskes Kutim Telusuri Data ISPA dan Stunting

Pemprov Kaltim Alihkan 24 Ribu Peserta BPJS, Kutim Butuh Rp6,5 Miliar

13 April 2026 | 19:45
Sabu 3,4 Kg Disita, 97 Orang Ditangkap di Samarinda Kurun 3 Bulan

Sabu 3,4 Kg Disita, 97 Orang Ditangkap di Samarinda Kurun 3 Bulan

13 April 2026 | 19:19
Next Post
Kutim Defisit Beras 35 Ribu Ton, Produksi Lokal Baru 18 Persen Kaltim Bidik 20 Ribu Hektare Sawah Baru Tahun Ini Pupuk Kaltim Salurkan 836 Ribu Ton Pupuk Nonsubsidi, Petani Merasakan Dampaknya Penyerapan Pupuk Subsidi di Penajam Paser Utara Hanya Capai 3.766 Ton

Kutim Defisit Beras 35 Ribu Ton, Produksi Lokal Baru 18 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta Bandara Sepinggan Balikpapan Layani Hampir 375 Ribu Pemudik Lebaran 2025 Arus Balik Lebaran Kaltim 2025; Bandara Sepinggan Balikpapan Catat 289 Penerbangan Sehari

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta

10 April 2026 | 09:27
12 Dapur MBG Kutim Disetop Sementara, Koorwil BGN Masih 'Membisu'

12 Dapur MBG Kutim Disetop Sementara, IPAL Tak Standar, Koorwil BGN Masih ‘Membisu’

6 April 2026 | 15:36
Anggaran Rp32 Miliar Disiapkan, Bandara Badak LNG Bontang Akan Dihidupkan Lagi Rencana Pemkot Bontang Ambil Alih Bandara Badak LNG Warga: Alternatif Transportasi yang Ditunggu!

Anggaran Rp32 Miliar Disiapkan, Bandara Badak LNG Bontang Akan Dihidupkan Lagi

9 April 2026 | 13:48
Sempat Bikin Resah, Kasus Begal di Jalan Pipa Bontang Ternyata Tidak Benar, Ini Faktanya! Bukan Begal! Ternyata Pengeroyokan Guru SD di Kusnodo Kutim karena Masalah Pribadi

Bukan Begal! Ternyata Pengeroyokan Guru SD di Kusnodo Kutim karena Masalah Pribadi

9 April 2026 | 23:31
Hindari Lubang, Ambulans RSUD Bontang dan Avanza Tabrakan di Bengalon, Lima Orang Terluka

Hindari Lubang, Ambulans RSUD Bontang dan Avanza Tabrakan di Bengalon, Lima Orang Terluka

10 April 2026 | 21:16

Terbaru

IKN Bangun Markas Polisi Modern, Target Selesai 2027

IKN Bangun Markas Polisi Modern, Target Selesai 2027

13 April 2026 | 22:03
Berau Tambah 100 Hektare Sawah, Ini Dampaknya bagi Petani

Berau Tambah 100 Hektare Sawah, Ini Dampaknya bagi Petani

13 April 2026 | 21:52
DPRD Berau Usul Anggaran Pariwisata 10 Persen APBD, Tekankan Infrastruktur Dasar

DPRD Berau Usul Anggaran Pariwisata 10 Persen APBD, Tekankan Infrastruktur Dasar

13 April 2026 | 21:36
Runway Sepinggan Balikpapan Diperbaiki, Bandara Samarinda Kebanjiran Penumpang

Runway Sepinggan Balikpapan Diperbaiki, Bandara Samarinda Kebanjiran Penumpang

13 April 2026 | 21:27
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved