Pranala.co, PANGKEP – Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pangkep kembali dipimpin Dr. Muhammad Basir, MA. Dia terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah NU Pangkep.
Dia datang dengan visi besar: menjadikan NU sebagai rumah perjuangan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang kokoh, moderat, mandiri, dan bermanfaat bagi umat, bangsa, serta daerah.
Dalam keterangannya, Dr. Basir menegaskan bahwa kepengurusannya tidak hanya fokus pada penguatan organisasi, tetapi juga pemberdayaan umat secara nyata.
“Kita ingin NU di Pangkep benar-benar hadir di tengah masyarakat. Program yang dijalankan harus berdampak luas, dari kaderisasi hingga layanan sosial,” ucapnya.
Enam Program Prioritas
Pengurus baru NU Pangkep langsung menyiapkan sejumlah program strategis. Ada enam fokus utama yang akan menjadi arah gerak organisasi:
- Penguatan Organisasi dan Kaderisasi. Membentuk dan mengaktifkan pengurus ranting dan MWC di seluruh kecamatan. Menyelenggarakan Madrasah Kader NU (MKNU) dan PKPNU secara rutin. Juga digitalisasi data keanggotaan melalui KARTANU.
- Pendidikan dan Pesantren. Mendorong lahirnya sekolah dan madrasah berbasis NU, memperkuat jaringan pesantren, membina kurikulum keaswajaan, hingga memberi beasiswa kader untuk studi lanjut.
- Ekonomi dan Kemandirian Umat. Mendirikan koperasi NU, mengembangkan Badan Usaha Milik NU (BUMNU), serta pelatihan UMKM warga NU.
- Dakwah dan Literasi Keagamaan. Menggelar pengajian rutin, dakwah moderat di media sosial, serta pelatihan muballigh dan dai muda NU.
- Sosial-Kemanusiaan. Mengaktifkan LAZISNU, menjalankan program NU Peduli seperti santunan yatim, layanan kesehatan gratis, tanggap bencana, hingga pembangunan rumah singgah atau klinik.
- Kerukunan dan Kebangsaan. Menginisiasi Forum Kerukunan Antar Umat Beragama, advokasi sosial, serta kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.
Basir menegaskan bahwa seluruh program ini bukan sekadar wacana. NU Pangkep ingin benar-benar menjadi organisasi yang kokoh, mandiri, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.
“Harapan kami, NU Pangkep bisa semakin relevan dengan tantangan zaman. Kehadirannya dirasakan tidak hanya oleh warga NU, tetapi seluruh masyarakat,” tandasnya.
Dengan arah baru ini, NU Kabupaten Pangkep di bawah kepemimpinan Dr. Muhammad Basir diharapkan mampu memperkuat peran sebagai motor penggerak kemajuan umat, sekaligus perekat kerukunan di daerah. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















