BALIKPAPAN, Pranala.co — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menggelar pelatihan kebencanaan di lingkungan sekolah, masyarakat, hingga perusahaan. Program ini dinilai krusial sebagai langkah edukasi dan mitigasi bencana sejak dini.
Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, bilang bahwa meskipun alokasi anggaran mengalami penyesuaian, pihaknya akan tetap menjalankan pelatihan kebencanaan secara berkala.
“Volumenya akan diperkecil karena situasi anggaran yang perlu kita hemat. Tapi pelatihan tetap akan kita laksanakan, khususnya di tiap-tiap sekolah,” ujar Usman, Rabu (21/5/2025).
Usman menekankan, tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk memberikan pemahaman dasar tentang penanggulangan bencana kepada pelajar, masyarakat umum, dan kalangan dunia usaha.
“Kalau ada sekolah yang meminta pelatihan, kami akan sambut dengan baik. Kami juga menyasar masyarakat dan perusahaan, artinya semua lingkup tetap jadi prioritas,” jelasnya.
Pelatihan ini mencakup berbagai materi, mulai dari simulasi evakuasi, pengenalan risiko bencana, hingga tata cara penyelamatan diri dalam situasi darurat.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Balikpapan untuk membentuk kota yang tangguh bencana, sejalan dengan strategi nasional pengurangan risiko bencana.
“Mudah-mudahan 2025 ini potensi kebencanaan semakin menurun. Tapi kita tetap mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siap siaga,” tutur Usman menutup.
Dengan pelatihan yang terus digelar, BPBD Balikpapan berharap kesadaran kolektif akan pentingnya penanggulangan bencana bisa meningkat, serta meminimalkan dampak buruk ketika bencana terjadi. [SR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















