Pranala.co, BONTANG – Suasana Jalan Kenangan RT 30, Kelurahan Tanjung Laut, Jumat (26/9/2025) pagi, mendadak heboh. Warga berlarian keluar rumah setelah melihat seekor biawak berukuran jumbo melintas di depan SMKN 2 Pelayaran.
Panik tak bisa dihindari. Hewan reptil itu berhenti tepat di akses jalan utama yang biasa dilalui anak sekolah.
“Besar sekali. Kami takut mendekat. Kalau tiba-tiba menyerang, bisa berbahaya,” kata Faiz, siswa SMKN 2, saat hendak masuk sekolah.
Tak ada satu pun warga yang berani bertindak. Akhirnya laporan dikirim ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang.
Pukul 10.54 WITA laporan masuk. Dua menit kemudian, tim Rescue Regu Charlie meluncur ke lokasi. Enam petugas lengkap dengan peralatan tiba pukul 11.07 WITA.
Strategi cepat disusun. Warga yang semula panik mulai tenang saat melihat petugas bekerja sigap. Tepat pukul 11.21 WITA, biawak berhasil ditangkap hidup-hidup. Tak ada korban, baik dari warga maupun petugas.
Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, menegaskan keberadaan biawak jumbo di area publik sangat berbahaya.
“Kami segera evakuasi untuk mencegah korban. Damkar selalu siap merespons laporan warga, apalagi menyangkut keselamatan masyarakat,” jelasnya, didampingi Kabid Pengendalian Operasional, Sarkani.
Usai ditangkap, satwa liar itu akan dilepaskan kembali ke habitatnya, jauh dari permukiman.
Amiluddin mengingatkan masyarakat untuk tidak gegabah. “Jangan coba menangkap sendiri. Risiko besar. Laporkan saja ke Damkar agar ditangani secara profesional. Keselamatan warga prioritas utama,” tegasnya.
Setelah biawak diamankan, jalan utama kembali aman dilalui. Anak-anak sekolah bisa berangkat tanpa rasa takut, sementara warga kembali beraktivitas seperti biasa. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















