BARCELONA, Pranala.co — Barcelona akhirnya memastikan diri sebagai juara La Liga 2024/2025 setelah meraih kemenangan penting atas rival sekota mereka, Espanyol, dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga Derby Catalan, Jumat (16/5/2025) dini hari WIB.
Bermain di kandang Espanyol, Stadion RCDE, pasukan Xavi Hernández sempat mendapat tekanan di awal pertandingan. Tuan rumah langsung tancap gas dan menciptakan peluang emas saat laga baru berjalan empat menit. Sayangnya, sepakan Javier Puado masih bisa ditepis oleh kiper Barcelona, Wojciech Szczesny.
Tak tinggal diam, Blaugrana membalas lewat serangan Raphinha pada menit ke-23. Namun penjaga gawang Espanyol, Joan Garcia, tampil sigap dan berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata 0-0. Kedua tim tampil ngotot, namun belum ada yang berhasil menggetarkan jala lawan.
Lamine Yamal Jadi Pembeda
Kebuntuan akhirnya pecah di babak kedua. Lamine Yamal, wonderkid berusia 17 tahun, mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-53. Berawal dari tusukan dari sisi kanan, ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Espanyol. Gol ini sekaligus menjadi momentum kebangkitan bagi Barcelona.
Petaka menimpa Espanyol pada menit ke-79. Bek andalan mereka, Leandro Cabrera, harus meninggalkan lapangan lebih cepat usai diganjar kartu merah langsung karena menyikut Yamal dalam sebuah duel udara. Keputusan tersebut diambil setelah wasit berkonsultasi dengan VAR.
Unggul jumlah pemain, Barcelona semakin leluasa mengendalikan permainan. Di masa injury time, tepatnya menit ke-90+5, Fermin Lopez menggandakan keunggulan Blaugrana usai menyelesaikan umpan matang dari Yamal. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin membuat Barcelona kini mengoleksi 85 poin dari 36 pertandingan. Jumlah ini sudah tak bisa dikejar oleh Real Madrid yang berada di posisi kedua dengan 78 poin, meski kompetisi masih menyisakan dua laga.
Dengan demikian, Barcelona resmi menyegel gelar La Liga musim ini, menambah koleksi trofi domestik mereka dan menjadi bukti konsistensi Xavi dalam membangun ulang kejayaan klub.
Sementara itu, kekalahan ini membuat Espanyol tertahan di posisi ke-16 dengan 39 poin, hanya berjarak lima poin dari zona degradasi. Dengan dua laga tersisa, nasib Espanyol di La Liga musim depan masih harus ditentukan hingga pekan terakhir. [RED/DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















