• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, April 6, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Nasional

ATR/BPN dan Kemenko PM Satukan Data TORA untuk Masyarakat Termiskin

Suriadi Said by Suriadi Said
26 November 2025 | 10:14
Reading Time: 2 mins read
0
ATR/BPN dan Kemenko PM Satukan Data TORA untuk Masyarakat Termiskin

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, JAKARTA — Pemerintah semakin memantapkan langkah untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Salah satunya melalui sinkronisasi program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) antara Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM).

Pertemuan yang digelar di Kantor Kemenko PM, Senin (24/11/2025), menjadi tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem. Fokusnya jelas: menjadikan TORA sebagai instrumen yang benar-benar menyentuh masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

PILIHAN REDAKSI

Inovasi “SiAntar”, Jurus Pelayanan Humanis Kantor Pertanahan Bontang Menuju WBK

Inovasi “SiAntar”, Jurus Pelayanan Humanis Kantor Pertanahan Bontang Menuju WBK

4 April 2026 | 17:08
BPN Bontang Jemput Bola Sertifikasi Tanah Wakaf, Targetkan Legalitas Lebih Cepat dan Tuntas

BPN Bontang Jemput Bola Sertifikasi Tanah Wakaf, Targetkan Legalitas Lebih Cepat dan Tuntas

3 April 2026 | 15:58

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, menegaskan bahwa pihaknya memiliki kewenangan penuh untuk menetapkan tanah yang akan masuk dalam skema TORA. Kini, penetapan tersebut diarahkan lebih tajam.

“Dalam Inpres Nomor 8 Tahun 2025, kami diminta memastikan tanah yang menjadi TORA mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem. Fokusnya adalah masyarakat dalam DTKS desil 1 dan 2,” ujar Nusron.

Pemerintah menggunakan sistem desil sebagai ukuran kesejahteraan. Desil 1 mencakup kelompok sangat miskin, sementara desil 2 adalah kelompok miskin dan rentan. Keduanya kini menjadi prioritas penerima manfaat TORA.

Sebelumnya, Perpres Nomor 62 Tahun 2023 membatasi penerima TORA bagi masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi tanah. Namun hasil koordinasi terbaru menambahkan dua syarat penting. Yakni, penerima harus masuk DTKS desil 1 atau 2 dan penerima memiliki mata pencaharian yang bergantung langsung pada lahan, seperti petani atau buruh tani.

Penerima memiliki mata pencaharian yang bergantung langsung pada lahan, seperti petani atau buruh tani.

“Jika di sekitar lokasi tanah tidak tersedia masyarakat yang memenuhi kriteria, pemerintah membuka opsi perpindahan penduduk dari wilayah lain. Meski demikian, masyarakat lokal tetap menjadi prioritas,” jelas Nusron.

Program TORA tidak hanya soal pembagian tanah. Pemerintah memastikan lahan yang diberikan bersifat produktif, sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga. Komoditas yang bisa ditanam beragam, mulai singkong, tanaman pangan, hingga usaha pertanian, perkebunan, dan peternakan.

“Luas lahan tidak kami samakan untuk semua. Kami sesuaikan dengan economic of scale agar tanah itu dapat menghasilkan pendapatan yang layak,” kata Nusron. “Bisa tiga hektare, bisa dua. Tergantung komoditasnya.”

Untuk mencegah praktik jual beli lahan, pemerintah menetapkan tanah TORA dengan status Hak Pakai, bukan Hak Milik. Status tersebut memungkinkan penerima mengelola tanah seumur hidup dan mewariskannya, namun tidak boleh memperjualbelikan.

“Meski tidak bisa dijual, sertipikat Hak Pakai tetap bisa diagunkan ke bank sebagai modal usaha,” tambah Nusron.

Menko PM, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa distribusi aset produktif adalah kunci pengentasan kemiskinan jangka panjang. Pemerintah menargetkan angka kemiskinan ekstrem turun menjadi 0 persen pada 2026, sementara kemiskinan umum ditekan di bawah 5 persen pada 2029.

“Pelaksanaan reforma agraria harus melibatkan masyarakat desil 1 dan 2 sebagai penerima utama. Target kami, sedikitnya satu juta masyarakat miskin dapat menikmati program Redistribusi Tanah melalui TORA,” kata Muhaimin.

Rapat koordinasi ini juga dihadiri Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya, serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid. (ADS)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: Kantor Pertanahan BontangWarga Miskin
Previous Post

Pekerja Proyek Soda Ash Pupuk Kaltim Keluhkan Upah Rendah dan BPJS Tak Jelas

Next Post

Insentif Guru Honorer di Kaltim Naik Rp500 Ribu per Bulan, Gubernur Targetkan Bisa Capai Rp1 Juta

BACA JUGA

BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

5 April 2026 | 23:21
Pasutri Tertangkap Oplos LPG 3 Kg, Raup Rp1,35 Miliar per Hari

Pasutri Tertangkap Oplos LPG 3 Kg, Raup Rp1,35 Miliar per Hari

4 April 2026 | 20:38
Terombang-ambing Dua Jam di Laut, 18 Penumpang Kapoposang-Pangkajene Selamat Berkat Aki Cadangan

18 Penumpang Terombang-ambing Dua Jam di Laut, Perahu dari Kapoposang ke Pangkajene Alami Gangguan Mesin

3 April 2026 | 10:54
Gempa Bumi 7,6 di Bitung Terasa hingga Manado dan Ternate

Gempa Bumi 7,6 di Bitung Terasa hingga Manado dan Ternate

2 April 2026 | 10:24
Pemerintah Tetapkan ASN Pusat dan Daerah WFH Setiap Jumat

Pemerintah Tetapkan ASN Pusat dan Daerah WFH Setiap Jumat

1 April 2026 | 07:12
Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

1 April 2026 | 00:10
Next Post
26.975 Guru dan Ustaz di Kaltim Bakal Terima Insentif Rp 1,5 Juta per Tiga Bulan Insentif Guru Honorer di Kaltim Naik Rp500 Ribu per Bulan, Gubernur Targetkan Bisa Capai Rp1 Juta

Insentif Guru Honorer di Kaltim Naik Rp500 Ribu per Bulan, Gubernur Targetkan Bisa Capai Rp1 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

4 April 2026 | 16:33
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14

Terbaru

Api Mengamuk di Tenggarong Kaltim, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Api Mengamuk di Tenggarong Kaltim, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

5 April 2026 | 23:40
Membongkar Peredaran Sabu di Kota Bangun Kaltim, 3 Orang Ditangkap, 1 DPO Diburu

Membongkar Peredaran Sabu di Kota Bangun Kaltim, 3 Orang Ditangkap, 1 DPO Diburu

5 April 2026 | 23:33
BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

5 April 2026 | 23:21
Borneo FC Samarinda Perkasa di Kandang Madura United, Tempel Persib di Persaingan Juara

Borneo FC Samarinda Perkasa di Kandang Madura United, Tempel Persib di Persaingan Juara

5 April 2026 | 23:13

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved