Pranala.co, BONTANG – Hujan deras disertai angin kencang mengguncang Kota Bontang, Selasa (4/11/2025) dini hari. Cuaca ekstrem itu menyebabkan atap bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Yapim di Jalan Ir. Juanda, RT 32, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan, ambruk.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.30 WITA. Meski seluruh bagian atap terlepas, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Atap bangunan ambruk akibat terpaan hujan deras dan angin kencang. Syukurlah tidak ada korban, hanya kerugian material,” ujar Kepala BPBD Bontang Usman, didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah.
Bagian yang terdampak cukup parah berada di sisi kiri gedung. Dua ruang kelas dan kantor guru menjadi area yang paling rusak. Menurut Kepala Sekolah TK Yapim, Darmawati, bentuk atap yang memiliki celah diduga menjadi penyebab utama struktur tidak kuat menahan hembusan angin.
“Mungkin karena model atapnya terbuka sedikit, jadi ketika angin datang kencang sekali, langsung terangkat,” jelasnya.
Beruntung, bangunan utama sekolah masih aman karena berdak beton. Atap seng yang ambruk hanya berfungsi sebagai pelindung panas matahari. Meski begitu, pihak sekolah memutuskan untuk meliburkan sekira 80 siswa hingga kondisi benar-benar aman.
“Anak-anak kami liburkan dulu supaya tidak penasaran datang ke sekolah dan melihat atap yang jatuh,” tutur Darmawati.
Tak lama setelah kejadian, tim dari BPBD Bontang bersama aparat kelurahan dan kepolisian langsung bergerak ke lokasi. Mereka membersihkan puing-puing atap seng yang berserakan dan memastikan tidak ada bahaya lanjutan.
BPBD juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan kerusakan bangunan. Warga diminta segera melapor jika menemukan struktur yang rawan roboh.
“Musim hujan sudah mulai disertai angin kencang. Kami minta masyarakat tetap siaga,” pungkas Usman. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















