BONTANG, Pranala.co – Di penghujung Ramadan, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menghadapi ujian berat. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota yang ia pimpin anjlok drastis—dari Rp3 triliun menjadi Rp1,9 triliun. Namun di hadapan warga Kelurahan Bontang Lestari, Minggu (15/3/2026), Neni membuktikan bahwa efisiensi anggaran bukan berarti mengorbankan rakyat.
Kegiatan Silaturahmi Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil) yang dipimpin Ketua Komite I DPR RI, Andi Sofyan Hasdam, menjadi momentum Neni menyampaikan kejujuran fiskal.
“Alhamdulillah, Allah SWT mempertemukan kita dalam keadaan sehat di Ramadan ke-25 ini. Semoga seluruh amal ibadah kita di bulan suci ini diterima oleh Allah SWT,” ujarnya membuka sambutan.
Di hadapan legislator pusat dan ratusan warga, Neni tidak menyembunyikan kenyataan pahit: pemangkasan anggaran hampir 37 persen. Namun yang mengejutkan, daftar program pro-rakyat justru bertambah panjang.
Meski kas daerah menipis, Neni memastikan lima pilar kesejahteraan tetap berdiri kokoh:
Pertama, santunan bagi hampir 500 anak disabilitas sebesar Rp300 ribu per bulan. Kedua, bantuan serupa bagi lansia dengan nominal identik. Ketiga, kenaikan insentif Kader Posyandu menjadi Rp1 juta per bulan—naik signifikan dari besaran sebelumnya.
Keempat, pendidikan gratis menyeluruh: bantuan seragam, sepatu, dan tas bagi siswa SD hingga SMP tanpa memandang jenjang kelas, serta buku dan seragam untuk anak didik TK. Kelima, kenaikan insentif guru swasta di seluruh penjuru kota.
“Meskipun anggaran menurun, saya pastikan semua program strategis tetap berjalan. Bahkan, tingkat kesejahteraan masyarakat terus kita tingkatkan melalui berbagai skema bantuan,” tegas Neni dengan suara lantang.
Paparan terbuka ini menjadi bukti bahwa Neni memilih jalan berbeda dari kebijakan pemangkasan anggaran yang biasanya berujung pemotongan layanan publik. Transparansi menjadi strateginya—mengajak warga memahami kondisi ril sekaligus memantau komitmen pemerintah. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















