Pranala.co, BONTANG – Sebanyak 24 Ketua Rukun Tetangga (RT) dan jajaran pengurus di Kelurahan Berbas Pantai resmi dilantik untuk masa bakti 2025–2030.
Prosesi pelantikan berlangsung di Taman Mangrove Berbas Pantai, Rabu (8/10), menjadi simbol penyegaran kepemimpinan dan penguatan pelayanan masyarakat di tingkat paling bawah.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, hadir langsung memberikan ucapan selamat. Ia menegaskan, para Ketua RT memiliki peran penting sebagai garda terdepan pemerintahan di lingkungan warga.
“RT adalah ujung tombak pemerintah di lapangan. Dengan adanya insentif sebesar Rp2 juta per bulan untuk Ketua RT, dan Rp1 juta untuk sekretaris serta bendahara, kami ingin pelayanan masyarakat semakin meningkat dan kesejahteraan warga makin terasa,” ujar Agus Haris di hadapan para pengurus RT.
Pemerintah Kota Bontang, lanjut Agus, menaruh harapan besar kepada para pengurus RT baru agar menjadi mitra aktif dalam menjalankan program-program pro-rakyat.
Mulai dari pendataan akurat warga miskin, penyaluran seragam sekolah gratis, hingga pemasangan jaringan gas rumah tangga, semua membutuhkan dukungan RT di lapangan.
“RT menjadi jembatan utama antara masyarakat dan pemerintah. Mereka yang paling tahu kondisi warga,” tegasnya.
Pelantikan di Tengah Alam Mangrove
Pelantikan dipimpin langsung Lurah Berbas Pantai, Hadi Jumianto, disaksikan oleh Plt Camat Bontang Selatan serta sejumlah tokoh masyarakat.
Di hadapan para tamu undangan, satu per satu pengurus RT menandatangani berita acara pelantikan sebagai simbol komitmen untuk melayani dengan jujur dan berintegritas.
Suasana pelantikan yang berlangsung di tengah rindangnya kawasan Mangrove Berbas Pantai menambah khidmat momen tersebut. Para undangan tampak antusias mengikuti prosesi hingga akhir acara.
Hadi Jumianto mengatakan, pelantikan kali ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum membangun sinergi baru antara pemerintah dan masyarakat.
“RT adalah mitra kami di lapangan. Dengan semangat baru, kami ingin memastikan pelayanan di Berbas Pantai makin cepat, akurat, dan menyentuh kebutuhan warga,” ujarnya.
Ia berharap, kepemimpinan baru di tingkat RT mampu menjaga partisipasi sosial, memperkuat gotong royong, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.
Pelantikan ini menjadi pengingat bahwa fondasi pemerintahan yang kuat dimulai dari akar rumput. Ketika RT aktif, data kependudukan lebih akurat, bantuan tepat sasaran, dan warga merasa lebih dekat dengan pemerintahnya.
Pemerintah pun berkomitmen terus memperkuat peran RT sebagai mitra strategis dalam mewujudkan Bontang yang harmonis, inklusif, dan sejahtera untuk semua. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















