BALIKPAPAN, Pranala.co – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Balikpapan melaksanakan operasi penertiban ketentraman dan ketertiban umum alias trantibum di kawasan Manggar Sari, Balikpapan Timur, Kamis (29/5) malam.
Hasilnya, 11 perempuan yang diduga sebagai pramunikmat diamankan. Operasi ini dipimpin langsung Sekretaris Satpol PP Balikpapan, Izmir Novian Hakim, berdasarkan instruksi Kasatpol PP Boedi Liliono.
“Kami mengamankan 11 identitas berupa KTP milik para perempuan yang dicurigai sebagai pramunikmat. Selanjutnya mereka akan dipanggil untuk proses pembinaan oleh Dinas Sosial,” ungkap Izmir dalam keterangan resminya.
Satpol PP Balikpapan menegaskan bahwa pendekatan yang diambil tak sekadar represif. Penertiban ini juga disertai langkah pembinaan dan perlindungan sosial bagi mereka yang terjaring.
“Kami ingin mereka beralih ke profesi yang lebih baik. Karenanya, akan dilakukan pendampingan bersama Dinas Sosial,” kata dia.
Selain mengamankan para perempuan tersebut, Satpol PP juga menemukan dan menyita 39 botol minuman keras (miras) ilegal di lokasi yang sama. Miras itu langsung diamankan karena tak memiliki izin edar.
“Minuman keras ini ilegal. Penyitaan merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah. Barang ini akan kami musnahkan pada akhir tahun,” tegas Izmir.
Dalam operasi sama, petugas juga menyisir pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di area fasilitas umum (fasum). Empat unit timbangan milik PKL disita sebagai barang bukti pelanggaran.
“Para pedagang akan dipanggil dan diproses melalui sidang tindak pidana ringan (tipiring). Ini untuk menjaga fungsi fasilitas umum,” katanya.
Penertiban semacam ini, kata Izmir, akan terus dilakukan secara berkala. Fokusnya adalah menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan masyarakat Balikpapan.
“Kami ingin masyarakat merasa tenang. Ketertiban adalah bentuk perlindungan yang harus kami hadirkan,” ujarnya.
Satpol PP Balikpapan pun akan terus memperkuat sinergi dengan aparat wilayah dan instansi teknis lain agar tindakan yang diambil bersifat preventif, bukan hanya reaktif.
Meski tindakan tegas tetap dilakukan terhadap pelanggaran, Satpol PP berkomitmen mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. [RIL]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 3