Samarinda, PRANALA.CO – Gratis sekolah sampai S3. Gratis umrah untuk marbot di Kalimantan Timur (Kaltim). Gratis ibadah suci untuk penjaga tempat ibadah lintas agama. Dan sekarang: gratis biaya administrasi beli rumah.
Bukan mimpi. Ini rencana yang sedang digodok serius Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud—yang lebih dikenal dengan sebutan Harum—bersama wakilnya, Seno Aji. Harum tidak hanya ingin rakyatnya cerdas. Tapi juga ingin mereka punya tempat tinggal yang layak.
“Rumah itu kebutuhan primer. Harus kita bantu rakyat supaya bisa punya rumah sendiri,” katanya, dikutip, Senin (21/4/2025).
Bukan cuma ide. Bukan sekadar niat. Pemerintah Provinsi Kaltim kini sedang menyusun Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) yang akan membebaskan masyarakat berpenghasilan rendah dari seluruh biaya administrasi saat membeli rumah.
Apa saja biaya yang digratiskan? Biaya notaris, provisi, administrasi, hingga biaya-biaya kecil yang biasanya diam-diam bikin calon pembeli rumah mengerutkan dahi. Semua akan ditanggung.
Nilainya? Rencananya hingga maksimal Rp10 juta per orang. “Tapi masih kita bahas lebih lanjut,” ujar Aji Muhammad Fitra Firnanda, Kepala Dinas PUPR Kaltim, yang memimpin FGD rancangan pergub di Kantor Gubernur.
Targetnya jelas: membantu warga berpenghasilan maksimal Rp7 juta (untuk lajang) atau Rp8 juta (untuk yang sudah menikah). Program ini akan berlaku untuk seluruh wilayah Kalimantan Timur.
“Kita tidak ingin mereka gagal punya rumah hanya karena terbebani biaya administrasi,” ujar Nanda—sapaan akrab Fitra Firnanda.
Dan tidak main-main. Program ini selaras dengan program nasional Presiden Prabowo Subianto: membangun 3 juta rumah rakyat, masing-masing 1 juta di pesisir, pedesaan, dan perkotaan. Kaltim siap mengambil bagian.
Untuk para pengembang (developer), Harum punya pesan tegas: bangun rumah rakyat dengan kualitas terbaik.
“Ini bukan soal murah saja. Tapi rumahnya harus tetap layak huni,” tegasnya.
Program bantuan ini akan diluncurkan akhir Mei 2025. Jika benar terwujud, maka inilah salah satu terobosan yang sangat terasa langsung di dompet rakyat. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















