Di Samarinda, terdapat lima kawasan strategis yang telah masuk dalam skema ICP. Dua di antaranya menjadi kawasan prioritas:
Samarinda Kota – Meliputi rencana pemindahan pelabuhan, pembangunan kawasan TOD/Sky Train, dan penataan kawasan sungai.
Samarinda Ilir – Fokus pada pengembangan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Selili sebagai sentra ekonomi kerakyatan.
Program ICP juga membuka peluang pendanaan infrastruktur yang lebih luas. Dengan masuknya Samarinda dalam skema nasional ini, posisi ibu kota Kalimantan Timur tersebut akan semakin strategis dalam peta pembangunan nasional.
“Program ini tidak hanya soal tata ruang, tapi juga masa depan. Kami ingin Samarinda menjadi kota maju yang tetap berpijak pada kearifan lokal,” pungkas Andi Harun.
[DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















Saran, ICP harus meliputi aspek konservasi Hutan Tropis, saya punya konsepnya.