Pranala.co, SAMARINDA – Wakil Gubernu Kaltim, Seno Aji menyakini semua siswa baru jenjang SMA, SMK, dan SLB di Bumi Etam sudah menerima seragam gratis sejak sejak awal pendaftaran sekolah.
“Saya yakin tujuh puluh ribu siswa bisa dapat semua,” tegas Seno usai menghadiri peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Senin (21/7/2025).
Menurut Seno, semua siswa baru, baik dari sekolah negeri maupun swasta, akan menerima satu stel seragam putih abu-abu secara cuma-cuma.
“Sudah dari awal kita berikan. Seragam yang diberikan adalah putih abu-abu,” ujar Seno Aji.
Program ini menyasar 65.004 siswa baru dari 447 sekolah yang tersebar di seluruh Kaltim.
Meski begitu, Seno menegaskan bahwa untuk seragam jenis lain seperti batik, Pramuka, atau seragam khusus sekolah, biaya pembelian menjadi tanggung jawab orang tua.
Namun ia memberi kelonggaran. Orang tua boleh menggunakan seragam lama milik kakak atau saudara jika masih dalam kondisi baik.
“Kami tidak mewajibkan harus beli baru. Pakai seragam lama pun boleh,” jelasnya.
Untuk menghindari praktik jual-beli seragam yang membebani orang tua, Pemprov Kaltim sudah mengeluarkan surat edaran resmi ke seluruh sekolah.
Isinya: larangan menjual seragam secara paksa di lingkungan sekolah, baik negeri maupun swasta.
“Orang tua boleh beli seragam di luar sekolah, dan tidak boleh dipaksa membeli di satu tempat,” tegas Seno.
Saat ini, proses distribusi seragam sedang dimonitor secara ketat oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim. Tujuannya agar tidak ada siswa yang terlewat, dan tidak muncul pungutan liar dari oknum sekolah.
Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi keluarga, sekaligus mendorong kesetaraan dalam dunia pendidikan. Pemprov Kaltim ingin memastikan bahwa semua siswa bisa memulai tahun ajaran baru dengan semangat yang sama, tanpa terkendala soal seragam.

















