Pranala.co, SANGATTA – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menggelar konsultasi publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, menegaskan pentingnya penyusunan rencana kerja yang realistis dan tidak berlebihan.
“RKPD ini harus dirancang sesuai realitas. Jangan sampai kelebihan lagi,” ucap Mahyunadi di Sangatta, Rabu (4/3/2025).
Mahyunadi mengatakan, perangkat daerah yang merancang RKPD harus mampu menganalisis keadaan dan kebutuhan daerah di masa depan dengan lebih cermat. Tujuannya agar rencana tersebut dapat berjalan sesuai dengan target yang ditentukan.
Ia menegaskan, jika rancangan kerja tidak dibuat secara realistis, dampaknya bisa mengecewakan seluruh masyarakat Kutai Timur.
“Makanya saya tekankan untuk membuat rencana yang efektif dan efisien. Tidak usah lebay dalam menyusun RKPD,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mahyunadi meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kutim untuk memaksimalkan RKPD 2027 dalam mendukung 50 program unggulan yang menjadi prioritas Bupati dan Wakil Bupati Kutim.
Meski Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kutim diproyeksikan menurun, Mahyunadi tetap optimistis seluruh program unggulan dapat terlaksana dengan baik.
“Kami optimistis anggaran tahun depan dapat lebih dari tahun ini. Yang penting direncanakan sesuai kebutuhan,” tuturnya. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















