Pranala.co, PANGKEP — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan. Kali ini terjadi di Pulau Balang Lompo, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), setelah unggahan warga setempat viral di media sosial.
Dalam unggahan tersebut, terlihat menu MBG di salah satu SMA di pulau itu dinilai tidak layak dan jauh dari ketentuan pusat. Foto yang beredar memperlihatkan buah rusak dan lauk yang dinilai tak seimbang dengan pedoman gizi anak sekolah.
Tak berhenti di situ. Kritik juga datang terhadap menu MBG di salah satu SD, yang hanya berisi selembar roti isi telor ceplok, susu kotak kecil, dan sebutir jeruk. Kondisi itu membuat banyak warganet kecewa dan mempertanyakan keadilan distribusi program antarwilayah.
“Apakah MBG hanya untuk sekolah di kota yang dapat menu layak?” tulis pemilik akun tersebut dalam unggahan yang kini ramai dibagikan di berbagai platform media sosial.
Lebih memprihatinkan lagi, di salah satu SMP di Balang Lompo, para siswa dilaporkan tidak mendapat jatah MBG sama sekali pada hari itu. Mereka menunggu hingga jam pulang sekolah, namun makanan tak kunjung datang.
Menanggapi kabar tersebut, Badan Pengelola MBG Pulau Balang Lompo, melalui Rhia Bahria, memberikan penjelasan.
“Kami sudah konfirmasi ke sekolahnya. Kemarin memang ada miss soal harga per porsi, makanya muncul keluhan di medsos. Untuk SMP yang belum kebagian, kami sudah komunikasikan dan makanannya akan dirapel hari Jumat,” jelas Rhia saat dikonfirmasi Pranala.co, Rabu (15/10/2025).
Rhia juga menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan seluruh kepala sekolah penerima MBG di wilayahnya.
“Semuanya sudah kami beri pemahaman. Saat ini kami melayani 27 sekolah di Pulau Balang Lompo,” ujarnya.
Program MBG sejatinya dirancang untuk meningkatkan gizi anak sekolah dan mendukung konsentrasi belajar, terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Namun kasus di Balang Lompo ini menjadi alarm bagi pelaksana di lapangan agar pelaksanaan program berjalan sesuai pedoman pusat. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















