Pranala.co, BALIKPAPAN — Kebahagiaan terpancar dari wajah Alimudin (50), marbot Masjid Al Majiid di Balikpapan, setelah menerima kabar, dirinya terpilih sebagai salah satu penerima program umrah gratis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun 2025.
Kabar menggembirakan itu datang langsung dari pihak pemerintah provinsi melalui sambungan telepon.
“Alhamdulillah, sudah diumumkan. Kami langsung dapat telepon dari pemerintah provinsi mengenai umrah gratis,” ujarnya penuh syukur saat ditemui di rumahnya, Senin (14/7).
Menurut Alimudin, informasi sementara menyebutkan keberangkatan peserta akan dilakukan antara Agustus atau Oktober 2025. Saat ini dirinya telah menyiapkan semua dokumen keberangkatan.
“Paspor sudah kami urus, vaksin juga sudah kami lakukan. Sekarang tinggal menunggu informasi lanjutan yang biasanya disampaikan lewat grup WhatsApp,” jelasnya.
Namun, momen paling tidak terlupakan bagi Alimudin adalah saat pertama kali menerima kabar tersebut. Kala itu, dirinya sedang berada di kampung halamannya di Madura, Jawa Timur.
“Saya sedang pulang kampung. Tiba-tiba malam-malam dikabari dari pihak Kemenag untuk hadir ke kantor Kemenag Balikpapan tanggal 8 Juli 2025. Karena tak bisa diwakilkan, saya langsung cari tiket malam itu juga,” kisahnya.
Tanpa pikir panjang, Alimudin, menempuh perjalanan darat ke Bandara Juanda, Surabaya, lalu mengambil penerbangan pukul 05.00 pagi menuju Balikpapan. Setibanya di kota Balikpapan sekitar pukul 08.00 WITA, ia langsung menuju kantor Kemenag untuk melengkapi proses pendataan.
“Saya sangat senang sekali dan bersyukur kepada Allah SWT. Tidak menyangka bisa dapat rezeki seperti ini,” tutur Alimudin yang telah menjadi marbot Masjid Al Majiid selama lima tahun terakhir.
Selain bertugas sebagai penjaga masjid, Alimudin juga bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Baginya, program umrah gratis ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah kepada para penjaga rumah ibadah.
“Terima kasih kepada pemerintah provinsi. Semoga program ini terus berlanjut dan bisa memberikan kesempatan bagi marbot maupun penjaga rumah ibadah lainnya untuk berangkat ke Tanah Suci,” harapnya.
Diketahui, program umrah gratis tahun ini tidak hanya diperuntukkan bagi marbot masjid, tapi juga penjaga rumah ibadah non-Muslim di Balikpapan, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah.

















