Pranala.co, BONTANG – Ratusan pelajar memadati ruangan untuk mengikuti babak final Lomba Cipta Baca Puisi tingkat SMP/sederajat. Agenda edukasi politik yang digagas Bawaslu Bontang ini dilaksanakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Semarak Demokrasi: Merawat Partisipasi, Membangun Negeri. Tujuannya sederhana namun penting: mengenalkan nilai-nilai demokrasi kepada generasi muda melalui seni sastra.
Ketua Bawaslu Kota Bontang, Aldy Artrian, mengaku terkejut dengan antusiasme para pelajar. Menurutnya, dukungan dari pihak sekolah dan Pemkot Bontang menjadi kunci suksesnya kegiatan.
“Sejujurnya kami tidak menduga antusias peserta begitu tinggi. Dukungan sekolah dan Pemkot sangat positif. Kami jadi optimis bahwa isu-isu demokrasi dan kepemimpinan telah menyentuh mereka. Pendidikan politik adalah tanggung jawab bersama,” kata Aldy.
Sebelum bertanding di panggung final, babak penyisihan dilakukan secara daring. Para peserta mengirimkan video pembacaan puisi ciptaan mereka. Total ada 28 karya yang diterima panitia.
Proses penilaian berlangsung pada 7–8 November. Dari situ, terpilih 10 finalis terbaik:
- Aqeela Far’ah Sanika (SMP IT Daarul Hikmah)
- Muhammad Ithar Firdaus (SMP 2)
- Azahra Tiara Cahaya (SMP 6)
- Anindra Nara Raditya (SMP 8)
- Donando Nanda Dzakwan (SMP 8)
- Fatimah Septiani Putri (SMP 9)
- Naila Hasna Khoirunnisa (SMP IT Daarul Hikmah)
- Rifqa Aulya (SMP IT Yabis)
- Nazwa Syabila Siregar (SMP YPK)
- Zafira Noor Syaurahrani (SMP YPVDP)
Di babak final, para finalis tampil langsung di hadapan dewan juri yang terdiri dari Apris Triatmoko, Sriningsih, dan Aldy Artrian sendiri.
Penilaian mencakup empat aspek utama: penulisan, intonasi, ekspresi, dan penghayatan terhadap tema demokrasi dan kebangsaan. Setiap puisi tidak hanya diukur dari rima dan diksi, tetapi juga dari kemampuan peserta menjiwai makna demokrasi.
Setelah melalui penjurian ketat, tiga peserta keluar sebagai pemenang:
- Juara 1: Aqeela Far’ah Sanika (SMP IT Daarul Hikmah) – “Pemuda yang Berperan”
- Juara 2: Nazwa Syabila Siregar (SMP YPK) – “Suara Anak Muda, Suara Demokrasi”
- Juara 3: Anindra Nara Raditya (SMP 8) – “Untuk Negeriku”
Pengumuman juara disampaikan pada 12 November. Adapun penyerahan hadiah akan dilakukan pada acara puncak sosialisasi Bawaslu Kota Bontang, 16 November 2025.
Aldy Artrian menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar lomba seni. Lebih dari itu, ajang ini dirancang untuk menanamkan keberanian berpendapat dan meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kehidupan demokrasi.
“Kegiatan ini bukan hanya soal menang. Ini tentang menanamkan nilai partisipasi, keberanian berbicara, dan kecintaan terhadap negeri,” ucapnya.
Bawaslu Bontang bersama Bakesbangpol juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru pendamping dan pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















