BONTANG, Pranala.co – Suasana hangat terasa di Kompleks Masjid Baitul Musthofa, Gunung Telihan, Bontang Barat, Jumat (27/3). Pengurus DPD LDII Bontang menggelar Silaturahmi Syawal 1447 Hijriah. Sebuah momentum yang tidak sekadar temu kangen, tetapi juga ajang memperkuat kebersamaan lintas elemen masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekretariat DPD LDII Kota Bontang itu dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pemerintah setempat. Mereka duduk bersama. Tanpa sekat. Saling menyapa, saling mendengar.
Di bulan Syawal—yang identik dengan saling memaafkan—suasana kekeluargaan begitu terasa. Percakapan mengalir ringan. Namun, maknanya dalam.
Ketua DPD LDII Kota Bontang, Anton Kuswanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi tahunan. Lebih dari itu, silaturahmi menjadi ruang strategis untuk merawat sinergi.
“Silaturahmi Syawal ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah,” ujarnya.
Menurut Anton, kolaborasi yang solid antarunsur tersebut sangat dibutuhkan. Terutama untuk menjaga stabilitas sosial dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif di tengah masyarakat.

Ia menambahkan, LDII berkomitmen terus membangun komunikasi yang harmonis dengan seluruh pihak. Sebab, pembangunan sosial tidak bisa dilakukan sendiri.
“LDII ingin terus menjaga kebersamaan serta mempererat hubungan dengan pemerintah dan para tokoh sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang rukun dan harmonis,” katanya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi refleksi pasca-Idulfitri. Bahwa nilai kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial harus terus dijaga. Tidak hanya saat hari raya, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. (ADS/RIL)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















