Tenggarong, PRANALA.CO – Di tengah sunyinya dini hari, saat sebagian besar warga tengah terlelap, nyala merah dari api tiba-tiba memecah gelap di Jalan Belida 1, Blok D, RT 31, Kelurahan Timbau, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (11/4/2025).
Sebuah pondok tanpa penghuni diam-diam dilalap si jago merah. Diduga akibat korsleting listrik. Asap pekat dan percikan api mulai menyebar dari bangunan sederhana yang sudah lama kosong.
Beruntung, seorang warga bernama Yudi yang masih terjaga, melihat kejadian tersebut. Dia pun bergegas menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kutai Kartanegara.
Pukul 02.52 WITA, laporan masuk. Tak menunggu waktu lama, empat petugas—Ramlan, Rangga, Fandi, dan Muhammad Aditya—meluncur ke lokasi dengan dua unit mobil pemadam. Mobil Greceq dan Mobil Sonic. Mereka berpacu dengan waktu dan api, membawa serta selang, nozel, dan semangat untuk mencegah bencana lebih besar.
“Bangunan memang kosong, tapi kalau tidak cepat ditangani, api bisa merembet ke rumah warga yang letaknya tidak terlalu jauh,” jelas Kepala Damkartan Kukar, Fida Hurasani dalam keterangannya.
Dalam waktu singkat, kobaran berhasil dijinakkan. Tidak ada korban jiwa. Namun, kejadian ini menyisakan satu pesan penting: bahaya bisa datang diam-diam, bahkan dari tempat yang terlihat tak berpenghuni.
Korsleting listrik—sering kali dianggap sepele—masih menjadi penyebab utama kebakaran. Dan pondok kosong yang terbakar dini hari itu hanyalah satu contoh kecil dari risiko besar yang mengintai.
Fida mengimbau warga untuk rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan yang jarang digunakan. “Kebakaran seperti ini bisa dicegah jika kita lebih waspada. Jangan biarkan kabel-kabel tua dan sambungan sembarangan terus terpasang tanpa pengawasan,” tegasnya.
Dinas Pemadam Kukar sendiri terus siaga 24 jam, memastikan setiap laporan cepat direspons demi keselamatan masyarakat. Fida pun mengajak warga untuk tidak ragu segera melapor jika mencium tanda-tanda bahaya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 1