SAMARINDA — Antusiasme warga Kalimantan Timur (Kaltim) untuk menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat membludak. Kuota sudah penuh bahkan sebelum tahun ajaran baru dimulai.
Program yang menyasar jenjang SMP dan SMA ini memang jadi harapan baru bagi keluarga kurang mampu. Alasannya sederhana: gratis, dekat, dan menjanjikan kualitas pendidikan yang layak.
Koordinator Wilayah Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Kaltim, Hendra, mengungkapkan, jumlah pendaftar sudah melampaui kuota.
“Minat warga sangat tinggi. Banyak keluarga ingin anaknya terus sekolah tanpa terbebani biaya,” ujarnya.
Pendaftaran dibuka untuk tiga lokasi strategis di Samarinda. Antara lain; Kompleks Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim; Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) Samarinda; dan Kompleks SMAN 16 Samarinda
Hasilnya, tercatat 236 calon siswa mendaftar. Rinciannya, 109 pendaftar SMA untuk kuota hanya 100 kursi. Sementara 98 pendaftar SMP memperebutkan 75 kursi yang tersedia.
Meski sudah ramai peminat, proses seleksi tetap ketat. Tim dari Dinas Sosial Kaltim kini fokus memverifikasi berkas untuk memastikan tepat sasaran.
“Kami pastikan yang diterima adalah mereka yang benar-benar membutuhkan,” tegas Hendra.
Sekolah Rakyat di BPMP Kaltim dijadwalkan mulai pertengahan Agustus 2025. Dua sekolah lainnya menyusul di akhir bulan yang sama. [CINTIA]

















